Spanyol Laporkan Temuan 59 Kasus Cacar Monyet|Kenaikan Isa Almasih, Menag: Pererat Kerukunan Umat|Soal Penembakan Massal, Biden Muak dan Ajak Semua Bertindak
Rabu, 25 Mei 2022 | 23:35 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD
Jakarta, Beritasatu.com – Mantan Wapres Jusuf Kalla merayakan hari ulang tahun ke-80 dengan meluncurkan buku tentang dirinya, yang bertajuk “Jusuf Kalla Di Balik Beragam Isu”. Setelah 2 tahun tidak merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) karena adanya pandemi Covid-19, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menggelar perayaan HUT ke-80 di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan hari ini, Rabu (25/5/2022). Dalam HUT tahun ini, JK juga meluncurkan buku tentang dirinya, yang bertajuk “Jusuf Kalla Di Balik Beragam Isu”.
Perayaan HUT ke-80 JK dihadiri beberapa tokoh elite politik dan sejumlah menteri seperti Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan Djalil. Terlihat juga dihadiri oleh para pemimpin media di Tanah Air dan Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra.
Acara dimulai dengan ucapan selamat datang dari putra pertama JK, Solihin Kalla yang mengatakan perayaan HUT ayahnya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini dilakukan peluncuran buku.
Jusuf Kalla Ajak Kenang Fahmi Idris dalam Kebaikan
“Buku ini menceritakan sebagian perjalanan Jusuf Kalla, baik di pemerintahan, sebagai tokoh perdamaian, pengusaha dan kepala keluarga. Banyak yang harus disyukuri dan dipelajari dari perjalanan hidup beliau. Doakan bapak, supaya dapat terus berkarya untuk bangsa dan negara,” kata Solihin Kalla.
Setelah jamuan makan malam, dilakukan peluncuran buku tersebut yang dipimpin oleh presenter berita kondang Rosianna Silalahi. Dalam acara peluncuran buku, Rosianna mengundang tiga tokoh untuk memberikan tanggapan, baik mengenai isi buku tersebut maupun sosok JK di mata mereka.
Salah satunya adalah penulis buku yang juga merupakan sahabat JK, yaitu Hamid Awaludin. Ia pernah menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia pada April 2008 dan juga pernah menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kabinet Indonesia Bersatu dari 2004-2007.
Jusuf Kalla Tandatangani SK Pemberhentian Arief Rosyid dari DMI
Saat menulis buku ini, Hamid melihat sosok kehidupan JK yang simetris dan transparan. JK dinilai mampu memberikan penjelasan atau alasan dengan simple, konkret dan logis. Dicontohkannya, saat pembahasan RUU Kepalangmerahan yang selama 10 tahun tidak dibahas.
“Ada fraksi yang menolak karena tanda tambah seperti tanda salib. Fraksi tersebut berusaha mengganti lambang palang merah dengan bulan sabit karena simbol Islam. Lagi-lagi Pak JK menerangkan bahwa tanda tambah itu simetris, sedangkan salib lebih panjang, jadi tidak sama. Sedangkan bulan sabit tidak autentik dengan Islam, buktinya Singapura ada bulan sabit di benderanya, dan bukan negara Islam. Itulah Pak JK yang sekali lagi selalu memberikan penjelasan yang simpel, konkret dan logis,” terang Hamid Awaludin.
Halaman: 123selengkapnya
Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
Sumber: BeritaSatu.com
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DKI Jakarta menginformasikan, Jaksel dan Jaktim berpotensi diguyur hujan.
Pemerintah Spanyol mendeteksi 59 kasus cacar monyet. Spanyol akan memperoleh vaksin dan obat antivirus untuk membendung penyebarannya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan hanya bersedia berbicara langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan tidak melalui perantara.
Pada Hari Raya Kenaikan Isa Almasih, Menag Yaqut Cholil Qoumas berpesan umat Kristiani terus pererat kerukunan.
Tabrakan veruntun di Pancoran, Jakarta Selatan, menewaskan 2 orang, sopir penyebab kecelakaan telah diamankan polisi.
Samsung Group berkomitmen investasi US$ 356 miliar (Rp 5.207 triliun) dengan 80.000 pekerjaan baru.
Polda Metro Jaya akan menelusuri mobil diplomatik dengan nomor pelat CD 109 07 yang menghalangi laju ambulans.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku muak dan mengajak semua pihak bertindak untuk mengatasi penembakan massal.
Berkas rampung disusun oleh KPK, eks Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa segera diadili dalam waktu dekat.
Pernyataan Ketua MRP Papua yang mengatakan bahwa Istana telah melakukan politik pecah belah dikecam Dorince Mehue.
NEWSLETTER
NEWSLETTER