PAREPARE, suaraya.news — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare pascapergantian pucuk pimpinan melakukan rapat maraton.
Plt Ketua KONI Parepare, Dr Muh Nashir T yang menggantikan Dr Parman Parid yang mengundurkan diri, dalam dua hari memimpin dua rapat penting.
Senin, 1 Agustus 2022, di Sekretariat KONI Parepare, Nashir memimpin rapat pleno pengurus KONI Parepare, dan Selasa, 2 Agustus 2022, di tempat yang sama, Nashir memimpin rapat koordinasi bersama Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga yang meloloskan atletnya ke Porprov Sulsel 2022 di Sinjai dan Bulukumba.
“Rapat pleno bersama pengurus KONI dan rapat bersama Pengcab olahraga fokus membahas hal-hal teknis persiapan Porprov, tidak ada agenda lain. Karena pengurus KONI maupun Pengcab tidak ingin konsentrasi atlet terganggu, sehingga mereka minta fokus dan prioritaskan persiapan Porprov,” kata Nashir.
Pengurus KONI pun, kata Nashir, sudah dibagi habis menjadi penghubung atau LO setiap cabang olahraga yang bertanding di Sinjai dan Bulukumba. Setiap satu orang pengurus KONI diberi tugas untuk menjadi pendamping dan penghubung per cabang olahraga, dari 23 cabang olahraga yang lolos di Porprov.
“Kami juga membahas teknis masalah penganggaran. Saya mengedepankan transparansi penggunaan anggaran, termasuk mengumumkan anggaran pembinaan per cabang olahraga. Dan terkait Porprov, sesuai permintaan Cabor, kami serahkan anggaran untuk konsumsi dan transportasi masing-masing Cabor untuk mereka kelola sendiri, dan tentunya dipertanggungjawabkan,” ungkap Nashir.
Nashir menekankan, sesuai amanah pengurus KONI dan Pengcab, maka prioritas saat ini adalah fokus Porprov, demi mengejar target minimal mempertahankan posisi 5 seperti yang diraih pada Porda (Porprov) 2018 di Pinrang.
Wakil Ketua KONI Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) yang mendampingi Nashir memimpin rapat menambahkan, rapat itu dihadiri 24 pengurus Cabor anggota KONI Parepare.
HBS mengemukakan, yang juga teknis dibahas adalah pemondokan atlet selama Porprov di Sinjai dan Bulukumba. Di Sinjai, pemondokan atlet dan venue setiap cabang olahraga relatif berdekatan hanya berada pada kisaran radius 3 km. Sementara di Bulukumba, pemondokan dan venue berada pada kisaran radius 5 km.
“Rapat untuk memberikan pondokan yang sangat kayak bagi atlet. Juga terkait konsumsi ada upaya merubah sistem dengan memberikan langsung dana kepada setiap Cabor yang sebelumnya dapur umum. Alasannya setiap atlet berbeda beda kebutuhannya. Intinya KONI fokus prestasi di Porprov Sinjai-Bulukumba dengan memberikan yang terbaik bagi atlet,” tegas HBS.
Dalam rapat juga Cabor sepakat untuk tidak lagi membuang energi membahas wacana Musdalub dan lainnya, tetapi lebih fokus dan konsen menghadapi Porprov yang sisa menghitung hari. Itu seperti diusulkan Ketua Percasi Parepare, Dr Kamaluddin Kadir.
“Anggaran setiap Cabor merupakan pembahasan paling menyita perhatian seluruh Pengcab dalam rapat, karena dinilai tidak rasional. Sehingga Cabor mengusulkan untuk dilakukan revisi,” tandas Bakhtiar Syarifuddin. (*)
Erna Rasyid Taufan Diundang Beri Pencerahan Rohani dan Beri Nama Kelompok Pengajian di Makassar
Jelang Pemilihan, Finalis Duta Lingkungan Hidup Parepare Audiens DLH di Kebun Raya Jompie
suaraya.news adalah portal berita online di bawah naungan PT. Suaraya Media Internusa yang mengusung tagline Suarakan Informasi Sehat dan Edukatif menyajikan konten berita yang beragam dari berita umum, metropolis, nasional, daerah, politik, peristiwa, momentum, ekonomi, pariwisata, kesehatan, olahraga, teknologi, edukasi, hukum, komunitas, sosok, trendi, remaja, inspirasi, prestasi, sosial, opini hingga video peristiwa.

source