KLATEN – Kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten menjadi perhatian Pemkab Klaten di tengah pelonggaran berbagai aturan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten pun telah meminta masyarakat Klaten untuk tetap mewaspadai perkembangan kasus Covid-19. Mengingat saat ini sudah tembus 50 kasus aktif.
“Memang ada 50 kasus aktif tapi campur-campur. Ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah maupun rumah sakit. Tapi kondisinya sebagian besar baik, sehat dan tidak ada komorbid,” ucap Kepala Dinkes Klaten Cahyono Widodo Senin (8/8).
Lebih lanjut, Cahyono menjelaskan, kasus Covid-19 di Kota Bersinar memang menunjukan tren kenaikan meskipun lamban. Tetapi sejauh ini tidak menimbulkan klaster sehingga tidak ada penutupan pada sejumlah sektor. Baik itu sekolah maupun perkantoran sehingga tetap beroperasi seperti biasanya.
“Untuk upaya menekan laju penambahan kasus ini ya dengan percepatan vaksin booster pertama bagi masyarakat umum. Soalnya capaian kita masih sekitar 38 persen. Padahal targetnya itu bisa mencapai 40 persen,” ucap Cahyono.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jajang Prihono membenarkan adanya puluhan warga Klaten yang terkonfirmasi Covid-19. Hanya saja secara umum kondisinya sehat dan mayoritas melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Semuanya melakukan isolasi mandiri, tidak ada yang isolasi terpusat. Saya belum menerima laporan secara rinci terkait latar belakang yang terkonfirmasi Covid-19 (Dari sekolah atau perkantoran). Nanti biar dinkes melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, apakah akan dilakukan penutupan atau alternatif lainnya, saya belum menerima laporan,” pungkasnya.
Berdasarkan data dari Dinkes Klaten per 5 Agustus 2022 terdapat 51 kasus aktif dengan penambahan sembilan kasus saat itu. Pada waktu yang bersamaan terdapat lima pasien yang dinyatakan sembuh. (mg2/ren/dam)
KLATEN – Kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten menjadi perhatian Pemkab Klaten di tengah pelonggaran berbagai aturan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten pun telah meminta masyarakat Klaten untuk tetap mewaspadai perkembangan kasus Covid-19. Mengingat saat ini sudah tembus 50 kasus aktif.
“Memang ada 50 kasus aktif tapi campur-campur. Ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah maupun rumah sakit. Tapi kondisinya sebagian besar baik, sehat dan tidak ada komorbid,” ucap Kepala Dinkes Klaten Cahyono Widodo Senin (8/8).
Lebih lanjut, Cahyono menjelaskan, kasus Covid-19 di Kota Bersinar memang menunjukan tren kenaikan meskipun lamban. Tetapi sejauh ini tidak menimbulkan klaster sehingga tidak ada penutupan pada sejumlah sektor. Baik itu sekolah maupun perkantoran sehingga tetap beroperasi seperti biasanya.
“Untuk upaya menekan laju penambahan kasus ini ya dengan percepatan vaksin booster pertama bagi masyarakat umum. Soalnya capaian kita masih sekitar 38 persen. Padahal targetnya itu bisa mencapai 40 persen,” ucap Cahyono.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jajang Prihono membenarkan adanya puluhan warga Klaten yang terkonfirmasi Covid-19. Hanya saja secara umum kondisinya sehat dan mayoritas melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Semuanya melakukan isolasi mandiri, tidak ada yang isolasi terpusat. Saya belum menerima laporan secara rinci terkait latar belakang yang terkonfirmasi Covid-19 (Dari sekolah atau perkantoran). Nanti biar dinkes melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, apakah akan dilakukan penutupan atau alternatif lainnya, saya belum menerima laporan,” pungkasnya.
Berdasarkan data dari Dinkes Klaten per 5 Agustus 2022 terdapat 51 kasus aktif dengan penambahan sembilan kasus saat itu. Pada waktu yang bersamaan terdapat lima pasien yang dinyatakan sembuh. (mg2/ren/dam)
Penerbit : PT Surakarta Intermedia Pers
Alamat : Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 37 Surakarta

source