Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
ilustrasi harga minyak sumber: Antara
JAKARTA, investor.id – Tim Research and Development ICDX mengatakan, mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari rilisnya laporan Baker Hughes serta dekrit dari Rusia mengenai pelarangan penjualan aset. Meski demikian, tanda-tanda melonjaknya Covid-19 di Rusia dan Tiongkok, membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Tim Research and Development ICDX menyebut, dalam laporan terbaru yang dirilis pada akhir pekan oleh perusahaan layanan jasa energi AS, Baker Hughes, menunjukkan jumlah rig minyak untuk pekan yang berakhir 5 Agustus merosot turun sebesar 7 rig menjadi 598 rig, yang sekaligus merupakan penurunan pertama dalam kurun waktu 10 pekan.
“Data tersebut berdampak positif pada harga minyak karena mengindikasikan potensi penurunan produksi minyak AS dalam masa mendatang,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Senin (8/8/2022).
Baca juga: Dalam Setahun Operasi, Pertamina Hulu Rokan Mampu Tingkatkan Produksi Minyak
Tim Research and Development ICDX menambahkan, turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Jumat merilis dekrit yang isinya melarang investor dari negara-negara yang mendukung sanksi terhadap Rusia untuk menjual aset mereka dalam perjanjian bagi hasil (PSA), bank, entitas strategis, perusahaan yang memproduksi produk energi, serta di proyek lainnya hingga akhir tahun. Dekrit tersebut menyusul meningkatnya tensi antara Rosneft dan ExxonMobil terkait penghentian produksi minyak di proyek Sakhalin-1 sejak pertengahan Mei.
Sementara itu, Tim Research and Development ICDX menjelaskan, otoritas kesehatan Rusia pada hari Minggu melaporkan kasus infeksi harian Covid-19 mencapai 20.303 kasus, yang sekaligus merupakan angka tertinggi sejak 28 Maret. Sinyal melonjaknya kasus Covid di tengah aksi embargo dari negara Barat dan sekutunya terhadap Rusia, memicu kekhawatiran akan mendorong penurunan pasokan lebih lanjut dari negara produsen minyak terbesar ketiga dunia tersebut.
Baca juga: Harga Minyak Merosot di Bawah Level US$90 Dipicu Memanasnya Tensi AS – Tiongkok
Dari Tiongkok, otoritas kesehatan kota Makau pada hari Minggu menginstruksikan warga kota untuk melakukan tes massal pada hari Minggu dan Senin, setelah seorang warga baru kembali dari perjalanan ke kota Zhuhai dinyatakan positif. Secara keseluruhan, Tiongkok melaporkan infeksi baru untuk 7 Agustus sebanyak 940 kasus, naik dari 868 kasus pada hari sebelumnya. Kenaikan Covid tersebut juga memicu kekhawatiran akan berdampak pada penurunan permintaan lebih lanjut dari negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.
“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 95 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 85 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.
Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
Berita Terkait
Harga Minyak Menguat, tapi Catat Kerugian Mingguan yang Tajam
Harga Minyak Merosot di Bawah Level US$90 Dipicu Memanasnya Tensi AS – Tiongkok
Harga Minyak Capai Level Terendah Sejak Invasi Ukraina
Minyak Meredup Dibebani Laporan EIA Serta Keputusan OPEC+
Terpopuler
01
Target Harga Saham Bank Neo (BBYB) Fantastis nih, Bagaimana Bisa?
Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:03 WIB
02
Delta Dunia (DOID) Atraktif, Potensi Cuan dari Sahamnya Berlipat-lipat
Minggu, 7 Agustus 2022 | 13:54 WIB
03
Periode Lock-up bakal Berakhir, Apa Pandangan Analis terhadap Pergerakan Saham GOTO?
Senin, 8 Agustus 2022 | 09:41 WIB
04
Arah Pasar Positif, Jangan Lewatkan Saham-saham Ini!
Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:41 WIB
05
Samudera Indonesia (SMDR) Investasi 20% di Platform Digital Logistik Kalbe (KLBF)
Senin, 8 Agustus 2022 | 09:44 WIB
Terkini
Kinerja Optimistis Tumbuh, Ulima Nitra (UNIQ) Raih 3 Kontrak Jasa Batu Bara
Senin, 8 Agustus 2022 | 17:43 WIB
Listing Besok, Saham Rohartindo Nusantara (TOOL) Oversubscribed 106,89 Kali
Senin, 8 Agustus 2022 | 17:34 WIB
Intiland Gandeng Mitbana Kembangkan Kawasan TOD Terpadu Talaga Bestar
Senin, 8 Agustus 2022 | 17:33 WIB
Jhonlin Agro (JARR) ARA Berjilid-jilid, Entitas Milik Haji Isam Ini Cuan Rp 1,73 Triliun
Senin, 8 Agustus 2022 | 17:02 WIB
Optimalkan Kinerja Operasi, Pertamina Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
Senin, 8 Agustus 2022 | 17:01 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved