Monday, 3 Muharram 1444 / 01 August 2022
Monday, 3 Muharram 1444 / 01 August 2022

Ahad 31 Jul 2022 19:38 WIB
Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Agung Sasongko
Jamaah Haji Yogyakarta (ilustrasi). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menyebut, tidak ada jamaah haji yang terpapar Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menyebut, tidak ada jamaah haji yang terpapar Covid-19. Sebanyak 156 jamaah haji asal Kota Yogyakarta baru saja pulang pada 29 Juli kemarin.
“Sejauh ini belum ada laporan jamaah positif (Covid-19. Instruksi Menkes (Menteri Kesehatan) juga di-swab di embarkasi kedatangan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah kepada Republika, Ahad (31/7/2022).
Lana menuturkan, memang ada jamaah yang mengalami gejala batuk dan pilek. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, jamaah tersebut tidak terpapar Covid-19. “Mereka banyak yang batuk pilek karena udaranya sangat panas disana dan malam dingin. Jadi potensi batuk pilek,” ujar Lana.
Lana juga menyebut, belum ada kebijakan untuk memberikan vaksin dosis ketiga (booster) kedua. Pasalnya, jamaah haji asal KOta Yogyakarta sudah diberikan booster sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“99 persen jamaah haji Kota Yogya sebelum berangkat sudah kita booster, belum ada kebijakan booster kedua, jadi belum di-booster lagi,” jelasnya.
Pasalnya, pemerintah pusat menyebut jamaah haji yang baru pulang agar dapat disuntik booster. Namun, booster ini dibagikan bagi jamaah yang belum mendapatkan booster sebelumnya.
“Jamaah haji sebetulnya saat berangkat sudah kita booster, sudah kita pastikan kita booster semua. Kecuali ada satu atau dua jamaah karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan (untuk menerima booster),” tambah Lana.
Lana pun meminta jamaah yang baru pulang untuk menjaga dan memantau kesehatan secara mandiri dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini mengingat kasus Covid-19 di DIY termasuk Kota Yogyakarta meningkat dalam beberapa pekan ini.
Jika ada jamaah yang mengalami gejala baik itu gejala Covid-19 maupun gejala penyakit lainnya, diminta agar melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Meskipun begitu, pemantauan kesehatan jemaah yang baru pulang juga dilakukan oleh petugas puskesmas di masing-masing wilayah.
“Kalau ada keluhan melapor ke puskesmas untuk mengantisipasi berbagai macam penularan penyakit dari luar. Ada SARS juga, ada meningitis, itu (petugas puskesmas) rutin (melakukan pemantauan) kalau jamaah haji pulang,” tambah Lana.
Dapatkan Update Berita Republika
IESPA: Blockchain Jadi Alternatif di Industri Keuangan
Raih Pendanaan Seri C 52 Juta Dolar AS, 99 Group Bersiap Ekspansi di Pasar Asia Tenggara
Big Data Bisa Jadi Solusi Kesenjangan Kompetensi Pendidikan dan Industri
Mendag dan Asosiasi Sebut Pentingnya Perlindungan Konsumen Kripto
Amazon Catat Kerugian 2 Miliar Dolar AS pada Kuartal II 2022
Timur Tengah

78 orang yang ditahan atas tuduhan penyuapan, pemalsuan, dan pencucian uang.
Sumatra

Operator SPBU diminta mengecek kendaraan yang diduga memakai tangki modifikasi.
Ruzka

Jadwal pelayanan SIM Keliling (Simling) di Kota Bogor, Jawa Barat hari ini, Senin (1/8. Ada di Lippo Plaza Keboen Raya untuk waktu mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Ruzka

Jadwal dan pelayanan SIM Keliling (Simling) hari ini di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/8) ada di Polsek Cileungsi. Mulai dibuka sejak pukul 09.00 WIB – 14.00 WIB.
Jabodetabek Nasional

Bangunan kosong di lantai satu terbakar yang berisi bahan terpal bekas.
11 PHOTO
4 PHOTO
6 PHOTO
4 PHOTO
6 PHOTO
Senin , 01 Aug 2022, 00:06 WIB
Ahad , 31 Jul 2022, 16:23 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source