Pembenahan calon markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare masih terus dikebut. Masih ada kesempatan untuk merampungkan segala rekomendasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar bisa lolos verifikasi.
PT LIB merekomendasikan beberapa catatan yang perlu jadi perhatian dalam pembenahan Stadion Gelora BJ Habibie. Terutama dalam aspek keamanan, kenyamanan, dan fasilitas stadion.
Sinyal dari PT LIB bahwa Stadion Gelora BJ Habibie berpeluang lolos verifikasi juga terus mengalir. Hal tersebut dilihat dari beberapa kebijakan yang diberikan kepada PSM Makassar dalam menyesuaikan stadion sesuai standar yang telah ditetapkan.
Awalnya, PT LIB memberikan deadline ke PSM Makassar dan Pemkot Parepare untuk bergerak cepat merampungkan pembenahan stadion. Waktu yang diberikan hanya sampai 30 Juni 2022.
“30 Juni sudah ada keputusan bulat. BJ Habibie bisa dipakai di Liga 1 atau tidak,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita kepada detikSulsel, Rabu (22/6/2022) lalu.
Lukita menerangkan, ada beberapa catatan yang perlu jadi perhatian dalam pembenahan Stadion Gelora BJ Habibie. Terutama dalam aspek keamanan, kenyamanan, dan fasilitas stadion.
“Kalau dari manajemen (PSM) katanya sedang berupaya terus agar bisa selesai sesuai deadline,” tegasnya.
PT LIB setidaknya memberikan 3 catatan yang harus segera dirampungkan jika ingin Stadion Gelora BJ Habibie Parepare lolos verifikasi. Stadion yang diusul sebagai markas PSM Makassar ini sejak awal dianggap belum memenuhi standar.
Aspek terpenting yang menjadi catatan ialah kontur lapangan, pencahayaan, dan akses stadion. Akses masuk dalam catatan untuk memastikan keamanan seluruh stakeholder yang hadir di stadion nantinya.
Kemudian untuk kontur lapangan diminta dibenahi agar tidak bergelombang. Sementara pencahayaan masih kurang dari standar yakni minimal 1.200 lux, namun baru mencapai 1.000 lux.
“Ini kompetisi tertinggi, setidaknya seluruh aspek terpenuhi agar keamanan dan kenyamanan seluruh orang yang berada di stadion bisa tercapai. Apalagi bagi atlet,” beber Somad, Rabu (22/6).
Pemkot Parepare mengaku berkomitmen membawa Stadion Gelora BJ Habibie lolos verifikasi PT LIB sebagai markas PSM Makassar. Pembenahan yang dilakukan bahkan diklaim sudah mencapai 90% dan bisa tuntas sesuai deadline.
“Ada sekitar 90% lah pembenahan. Intinya kami sudah mengerjakan hampir semua yang menjadi syarat menjadi markas PSM Makassar,” kata Kepala Disporapar Parepare Amarun Agung Hamka kepada detikSulsel, Rabu (22/6).
Hamka mengungkapkan, ada beberapa item pekerjaan yang saat ini sementara diselesaikan sesuai dengan catatan PT LIB saat melakukan kunjungan sebelumnya. Di antaranya adalah perlu ada penambahan lampu stadion untuk memenuhi standar pencahayaan.
“Kami sementara menunggu pihak penyedia lampu Philips. Kalau sudah datang maka kami langsung pasang,” katanya.
Selanjutnya untuk proses pemerataan rumput stadion menurutnya juga sudah hampir selesai. Ia yakin semua aspek yang menjadi catatan PT LIB akan diselesaikan sebelum tenggat waktu yang diberikan. Termasuk akses stadion.
“Sementara terus dibenahi, hanya ada sedikit yang memang diminta diperbaiki dan itu sudah hampir selesai,” paparnya.
Hamka juga mengaku optimis mampu menyelesaikan semua catatan dari PT LIB dan dapat lolos menjadi markas PSM Makassar. Sebab, pembenahan saat ini terus dikebut mengikuti persyaratan PT LIB.
“Kami tentu yakin lolos. Sebab dari sisi fasilitas dan progres pembenahan, sudah hampir memenuhi semua permintaan dari PT LIB,” paparnya.
Simak pertemuan Bos PSM Makassar dengan PT LIB di halaman selanjutnya.

source