TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan mini lokakarya penurunan angka stunting.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya Senin 25 Juli 2022. Mini lokakarya ini, merupakan kegiatan lanjutan dari dua bulan yang lalu.
Camat Rasau Jaya, Sagi menyebutkan bahwa berdasarkan Perpres no 42 tahun 2013 tentang gerakan nasional percepatan perbaikan gizi. Maka perlu, dilakukan upaya dalam percepatan penurunan stunting.
“Adanya praktek pengasuhan yang kurang baik merupakan salah satu penyebab stunting,” ujarnya.
Selain itu, kata dia kurangnya layananan kesehatan juga menjadi faktor penyebab terjadinya stunting.
“Kemudian, kurangnya akses rumah tangga pada makanan bergizi, kurangnya akses air bersih dah sanitasi,” imbuhnya.
Untuk itu, Ia mengajak kepada semua pihak untuk bekerja sama dalam percepatan penurunan stunting, karena ini merupakan tugas semua pihak.
“Mari kita bekerjasama sama bersatu padu dalam percepatan penurunan stunting. Karena ini merupakan bagian tugas kami juga untuk mengkoordinasikan hal ini dan kami juga mensupport segala hal,” pintanya.
Lebih jauh, Ia berharap angka stunting di Kecamatan Rasau Jaya bisa di bawah 1 persen. Dimana, saat ini angka stunting di Kecamatan Rasau Jaya masih diangka 4,8 persen.
“Saya berharap semoga bisa menuju di bawah 1 persen angka stunting ini, sekarang Rasau Jaya angka stunting nya 4,8 persen untuk saat ini,” pungkasnya.
• BKKBN Kalbar Gandeng Mahasiswa KKN UPB Pontianak untuk Dongkrak IPM dan Tekan Stunting