Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Foto: Humas Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
JAKARTA, investor.id – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memfokuskan empat hal yaitu kemiskinan, lapangan kerja, Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), serta industri dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022. Investasi dan ekspor akan menjadi kunci pemulihan pada 2022, dengan pertumbuhan produk domestik bruto antara 5,4 sampai 6% secara year on year.
“Dengan prediksi perekonomian dapat relatif bebas dari tekanan pandemi Covid-19, 2022 merupakan tahun kunci bagi Indonesia untuk melakukan pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi,” ujar Suharso dalam siaran pers yang diterima, Jumat (5/2).
Sektor industri pengolahan diharapkan menjadi motor pertumbuhan, sementara sektor-sektor yang sebelumnya terdampak Covid-19, seperti perdagangan dan penyediaan akomodasi dan makan minum, diperkirakan akan mengalami akselerasi.
Suharso menekankan penanganan kesehatan melalui penguatan sistem kesehatan nasional akan tetap menjadi fondasi bagi pemulihan dan transformasi ekonomi yang berkelanjutan.
“Kementerian PPN/Bappenas akan berperan sebagai clearing house untuk memastikan setiap proyek pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2022 benar-benar mendorong pemulihan ekonomi dalam jangka pendek dan meletakkan fondasi transformasi sosial ekonomi dalam jangka panjang,” ucap Suharso.
Sesuai amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, RKP 2022 akan melanjutkan tujuh prioritas pembangunan nasional dengan 10 Major Project yang berkaitan langsung dengan tema RKP 2022, yaitu Transformasi Digital, Peningkatan Peran UMKM, Kawasan Industri dan 31 Smelter, Pengembangan 10 Destinasi Wisata, Food Estate, Energi Terbarukan, Major Project di Wilayah Papua, Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu, Sistem Kesehatan Nasional, dan Ibu Kota Negara.
Proyek pembangunan harus sesuai dengan tema pembangunan, holistik dengan melibatkan sinergi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, integratif dengan memperhitungkan keterkaitan antarproyek dengan berbagai sumber pendanaan, serta berbasis spasial dengan lokasi yang jelas. Pemerintah daerah harus memberikan kontribusi optimal untuk mencapai sasaran-sasaran prioritas nasional di masing-masing provinsi.
Menteri PPN menekankan pentingnya peran Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, untuk mencermati pelaksanaan prioritas nasional serta pelaksanaan dana alokasi khusus agar bersinergi dengan program-program prioritas kementerian/lembaga. Menurutnya pembangunan di daerah merupakan penjabaran dari pembangunan nasional, oleh karena itu harus bisa bergerak dengan langkah yang sama.. Pemerintah Daerah harus memberikan kontribusi optimal untuk menyusun prioritas pembangunan dan memecahkan isu strategis yang dihadapi.
“Kita perkuat sinergi lintas sumber pembiayaan, baik dana perimbangan dan program prioritas dari kementerian/lembaga guna mendukung prioritas pembangunan,” pungkas Suharso.
Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)
Sumber : Investor Daily
Berita Terkait
Pengembangan Ekonomi Hijau Terkendala Pembiayaan
Suharso Monoarfa Sebut 2023 Jadi Tahun Kunci Transformasi Ekonomi
Pemerintah Targetkan Industri Pengolahan Bisa Berkontribusi Hingga 21%
Rakor Pemkab Malra-Bappenas untuk Mempercepat Pembangunan Daerah
Terpopuler
01
IHSG Tiba-Tiba Menukik? Ternyata Ini Pemicunya
Senin, 23 Mei 2022 | 12:20 WIB
02
Aspal Ambles, Pesawat Batik Air Sempat Stuck di Runway Bandara Juanda
Minggu, 22 Mei 2022 | 16:17 WIB
03
Laba 3 Emiten Anggota MIND ID Melonjak 280%
Senin, 23 Mei 2022 | 06:01 WIB
04
Bisa Bikin Saratoga (SRTG) Bahagia, Ini Jadwal Setor Dividen Mitra Pinasthika (MPMX)
Senin, 23 Mei 2022 | 09:46 WIB
05
Siap-Siap, Sawit Sumbermas (SSMS) Tebar Dividen Rp 763 Miliar
Senin, 23 Mei 2022 | 18:54 WIB
Terkini
PPKM Diperpanjang, Jabodetabek Berstatus Level 1
Selasa, 24 Mei 2022 | 11:56 WIB
Duh, Investor Asing Kembali Bukukan Net Sell Rp 46,67 M
Selasa, 24 Mei 2022 | 11:52 WIB
32 Emiten 'Terdegradasi' dari Papan Utama, Ada Garuda (GIAA) hingga Waskita Precast (WSBP)
Selasa, 24 Mei 2022 | 11:52 WIB
Siap-siap Masuk Metaverse, Klub Bola PSS Sleman Rilis Koleksi NFT Sembodoverse
Selasa, 24 Mei 2022 | 11:45 WIB
Saham-saham Ini Masuk Jajaran Top Gainer Teratas
Selasa, 24 Mei 2022 | 11:41 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved