TIMESINDONESIA, KEDIRI – 532 jemaah haji Indonesia asal Kabupaten Kediri yang tergabung dalam kloter 8 dan 11 pekan ini dijadwalkan tiba di tanah air. Para jemaah haji Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu sudah melakukan puncak kegiatan haji berupa wukuf dan segera melaksanakan tawaf wada sebagai salah satu persyaratan jemaah untuk pulang.
"Jemaah haji yang tergabung dalam kloter 8 dijadwalkan pulang Hari kamis, 21 juli 2022. Untuk kloter 8 diperkirakan sampai di Kabupaten Kediri diperkirakan sekitar pukul 7-9 malam. Untuk kloter 11 dijadwalkan tiba keesokan harinya, Jumat, 22 Juli sekitar pukul 10-12 malam diperkirakan sampai di Kabupaten Kediri," kata Kasi Penyelanggaraan Haji dan Umroh, Kemenag Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, Senin, (18/08/2022).
Jemaah haji yang pulang termasuk Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.
Sebelum pulang ke Kabupaten Kediri, ratusan jemaah haji ini akan menjalani pemeriksaan kesehatan terkait covid-19 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi skrining,swab dan PCR.
Swab Test diwajibkan kepada jemaah haji yang memiliki suhu badan diatas 37,5 derajat celcius tanpa gejala. Sedangkan untuk jemaah dengan suhu badan lebih dari 37,5 derajat dan memiliki gejala wajib melakukan PCR.
Nantinya, bila ada jamaah haji yang positif covid-19 dengan kondisi berat, maka akan dirujuk ke rumah sakit di Surabaya. Sementara yang positif covid-19 dengan gejala ringan akan dijemput tim dari pemerintah daerah kabupaten Kediri. Sementara untuk jemaah yang memang kondisinya normal, tapi memiliki batuk dan suhu tidak melebihi 37,5 derajat akan dipulangkan, tetapi diminta untuk mematuhi prokes
"Tetap disiplin prokes etika menerima tamu dan diminimalisir untuk menerima tamu di rumahnya. Ini merupakan pemerintah kepada masyarakat dan jamaah haji untuk dipatuhi agar wabah ini nanti tidak kembali melebar di tengah masyarakat," tambah Abdul Kholiq.
Ia menambahkan sampai hari ini, jemaah haji Kabupaten Kediri semua dalam keadaan baik-baik saja. Meskipun ada yang sakit, hanya sakit ringan dan bisa ditangani petugas kloter.
"Laporan dari tim yang ada di kloter delapan maupun di kloter sebelas, masih terkendali. Walaupun ada sakit tetapi semuanya masih ditangani oleh tim kloter dan tidak sampai menjadi pasien di rumah sakit dengan kondisi berat," ungkap Abdul Kholiq.
Ingatkan Tidak Bawa Air Zamzam
Sementara Itu terkait air zamzam,Abdul Kholiq mengingatkan para jamaah untuk tidak melakukan pelanggaran dengan membawa air zam zam dalam koper.
"Barangkali secara tersembunyi memasukkan air zamzam ke dalam koper ini akan menjadi problem pada saat dilakukan pemeriksaan. Kepada jemaah sudah disiapkan masing-masing air zam-zam di asrama haji sebanyak lima liter. Dan itu air zamzam yang memang orisinil sama dengan air zamzam yang diambil dari tanah haram sana, " tegas Abdul Kholiq.
Di luar kloter 8 dan 11 yang akan pulang pekan ini, ada sejumlah jamaah haji Kabupaten Kediri yang tersebar di tiga kloter lain yakni di kloter 23, 35 dan 38 yang masing-masing berisi 2 sampai 3 jamaah haji. Untuk ketiga kloter ini dijadwalkan pulang mulai 1 Agustus nanti. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
10/11/2021 – 09:39
Copyright 2014 – 2022 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.
Page rendered in 1.9616 seconds. Running in Unknown Platform