Sunday, 18 Zulhijjah 1443 / 17 July 2022
Sunday, 18 Zulhijjah 1443 / 17 July 2022

Ahad 17 Jul 2022 10:34 WIB
Red: Friska Yolandha
Penambahan kasus harian COVID-19 Malaysia menembus angka 5.000 pada Jumat (15/7/2022) dan Sabtu (16/7/2022), demikian data terbaru yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Malaysia.
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR — Penambahan kasus harian COVID-19 Malaysia menembus angka 5.000 pada Jumat (15/7/2022) dan Sabtu (16/7/2022), demikian data terbaru yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Malaysia. Berdasarkan data terbaru dalam situs COVIDNOW yang diperbaharui pada Ahad (17/7/2022), pukul 7.06 waktu Kuala Lumpur, terdapat penambahan 5.044 kasus lokal harian dan tiga kasus impor harian pada Sabtu.
Jumlah kasus aktif bertambah 1.273 di hari yang sama, sehingga totalnya mencapai 42.481, dengan 96,3 persen atau 40.923 orang menjalani karantina mandiri di rumah.
Malaysia mencatat angka sembuh pada Sabtu bertambah 3.770 orang, sedangkan lima orang meninggal dunia.
Pada Jumat, penambahan kasus harian COVID-19 melambung tinggi, mencapai 5.219 kasus lokal harian dan 11 kasus impor harian. Kasus aktif pada hari itu bertambah 2.295, sembuh bertambah 2.927, sedangkan sembilan orang meninggal dunia.
Terakhir Malaysia mencatat adanya penambahan kasus harian di atas 5.000 pada 23 April 2022, dengan angka 5.624. Sedangkan akumulasi kasus aktif ketika itu mencapai 80.948.
Peningkatan kasus harian dalam beberapa hari terakhir di Malaysia juga menjadi perhatian Dewan Pemulihan Nasional (NRC) yang diketuai Tan Sri Muhyiddin Yassin. NRC berencana menggelar pertemuan pada 26 Juli mendatang untuk mendengarkan laporan terbaru situasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan.
Meski demikian, Muhyiddin meyakini situasi COVID-19 di Malaysia masih terkendali. “Kami tidak ada masalah dengan operasional logistik seperti tempat tidur rumah sakit dan kemampuan mengelola (kasus). Dua tahun terakhir memberi kami pengalaman yang cukup dalam menangani COVID-19,” katanya seperti dikutip Bernama.
Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin sebelumnya telah minta masyarakat untuk segera mengambil vaksin penguat (booster) COVID-19 setelah kementeriannya memprediksi akan ada peningkatan kasus dalam beberapa minggu ke depan.
Masuknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang menyebar cepat di sejumlah negara di ASEAN menjadi perhatian, sehingga ia juga meminta masyarakat tetap menggunakan masker di tempat tertutup dan tempat ramai.
Dapatkan Update Berita Republika
4 Dampak Kesehatan Tidur dengan Kipas Angin Menyala Sepanjang Malam
Jalani Gaya Hidup Sehat dengan Infus Vitamin
Atasi Kekurangan Vitamin D
Ilmuwan California Ciptakan Antibodi Covid-19 dari Telur Ayam
Waspada Sariawan tak Kunjung Sembuh dan Tambah Parah, Bisa Jadi Tanda Kanker Lidah
Liga Dunia

Kimpembe terlihat dalam tur pramusim bersama rekan-rekannya di PSG.
Nasional Inpicture

BMKG mengeluarkan peringatan dini adanya gelombang tinggi di selatan pulau Jawa.
Ibu Warung

Penyelenggaraan Last Chance Qualifier akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang.
Arena Olahraga

Apriyani/Siti Fadila menjuarai Singapore Open 2022 setelah mengalahkan pasangan China
Internet

Korban dikecoh untuk berdonasi sebelum mendapatkan bitcoin Nvidia.
4 PHOTO
4 PHOTO
12 PHOTO
10 PHOTO
13 PHOTO
Ahad , 17 Jul 2022, 09:35 WIB
Ahad , 17 Jul 2022, 14:17 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source