Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Stasiun penerima pipa minyak Druzhba antara Hongaria dan Rusia dengan pelat peringatan pembangunannya di Kilang Duna (Danube) Perusahaan MOL Hongaria yang terletak di dekat Szazhalombatta, sekitar 30 km sebelah selatan Budapest. (FOTO: ATTILA KISBENEDEK / AFP)
JAKARTA, investor.id – Tim Riset ICDX menyebut, pergerakan harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak tertekan dibebani sentimen negatif pasca rilisnya laporan EIA serta data impor minyak Tiongkok bulan Juni yang merosot ke level terendah sejak Juli 2018. Meski demikian, gangguan pasokan di Irak serta krisis energi di Eropa membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA) menunjukkan stok minyak mentah naik sebesar 3.25 juta barel dalam sepekan, di luar ekspektasi yang sebelumnya memperkirakan stok akan turun sebesar 154 ribu barel. Untuk stok bensin juga naik tak terduga sebesar 5.83 juta barel.
“Laporan EIA tersebut menguatkan laporan versi swasta yang dirilis sebelumnya oleh American Petroleum Institute (API), yang sekaligus mengindikasikan permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS,” tulis Tim Riset ICDX dalm risetnya, Kamis (14/7/2022).
Baca juga: Minyak Naik Tipis Pasca Stok AS Meningkat
Tim Riset ICDX menambahkan, meningkatnya penyebaran Covid yang berujung pada pembatasan dan penguncian baru di Tiongkok juga turut berdampak pada penurunan permintaan minyak dari negara importir minyak terbesar pertama dunia itu. Impor minyak mentah Tiongkok pada bulan Juni dilaporkan mencapai 35.82 juta ton, atau setara dengan 8.72 juta bph, yang sekaligus merupakan level terendah sejak Juli 2018, ungkap data dari Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok.
Jumlah tersebut lebih rendah 11% dari periode yang sama tahun lalu dan 19% di bawah impor bulan Mei yang mencapai 10.8 juta bph. Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok pada hari Kamis melaporkan 366 infeksi Covid-19 baru pada 13 Juli, naik dibanding 338 kasus sehari sebelumnya.
Lebih lanjut Tim Riset ICDX mengatakan, dukungan pada pasar minyak datang dari berita terkait upaya Irak untuk meningkatkan kapasitas ekspor minyak di Basra dari 3.3 juta bph menjadi 3.45 juta bph yang mengalami penundaan akibat masalah pemasangan stasiun pompa baru, kata sumber minyak Irak pada hari Rabu. Akibat penundaan tersebut, berpotensi menyebabkan kehilangan tambahan pasokan sebesar 150 ribu bph pada kuartal ketiga dari negara produsen terbesar keempat OPEC tersebut.
Baca juga: Minyak Bergerak Tertekan, Laporan EIA Dinanti Pasar
Sementara itu, Komisi Uni Eropa (UE) pada 20 Juli berencana merilis proposal pemangkasan penggunaan gas guna menahan pengurangan pasokan dari Rusia. Tanpa adanya cadangan pasokan, maka UE berpotensi menghadapi krisis energi yang lebih buruk saat memasuki musim dingin nanti, ketika permintaan akan pemanas memuncak. Saat ini kapasitas penyimpanan gas UE baru mencapai 62% penuh, jauh di bawah target UE sebesar 80% dari kapasitas pada November.
“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 100 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 90 per barel,” tutup Tim Riset ICDX.
Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
Berita Terkait
Minyak Naik Tipis Pasca Stok AS Meningkat
Minyak Bergerak Tertekan, Laporan EIA Dinanti Pasar
Minyak Tergelincir Terseret Reli Dolar
AS: Kegagalan Penerapan Batas Harga Minyak Rusia Bisa Dongkrak ke US$ 140
Terpopuler
01
IPO, Pelayaran Nasional Ekalya (ELPI) Pasang Harga Rp 190-240
Rabu, 13 Juli 2022 | 13:33 WIB
02
Kuartal I 2022, Smartfren Cetak Laba Bersih Rp 25 Miliar
Rabu, 13 Juli 2022 | 01:58 WIB
03
RUPS Smartfren (FREN) Setujui Private Placement Rp 3,1 Triliun
Rabu, 13 Juli 2022 | 09:15 WIB
04
IPO, Moratelindo (MORA) Siapkan Capex Jumbo!
Selasa, 12 Juli 2022 | 19:49 WIB
05
Diaz Hendropriyono Jadi Komisaris M Cash Integrasi (MCAS)
Rabu, 13 Juli 2022 | 13:04 WIB
Terkini
Jababeka Gandeng Pusdiklat SDM Industri Kemenperin Kembangkan Industri 4.0
Kamis, 14 Juli 2022 | 16:39 WIB
Matahari (LPPF) Akan buka 5 Gerai Baru Pada September-November
Kamis, 14 Juli 2022 | 16:09 WIB
Demonstran Sri Lanka Akan Kembalikan Gedung Pemerintah yang Dikuasai
Kamis, 14 Juli 2022 | 16:02 WIB
Alita Jadi Integrator Lokal Open RAN Pertama di Indonesia
Kamis, 14 Juli 2022 | 15:50 WIB
Bos Pelita Samudera Shipping (PSSI) Tambah Saham Perseroan
Kamis, 14 Juli 2022 | 15:29 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved