atau cari berdasarkan hari
Presiden Rusia Vladimir Putin bertepuk tangan saat upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Beijing, Cina, 4 Februari 2022. Putin menjadi tamu asing utama dalam upacara pembukaa, berada di Cina untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping. Sputnik/Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS
TEMPO.CO, Jakarta – Berita Top 3 Dunia pada Selasa, 3 Mei 2022, membahas soal Lebaran di Singapura yang dirayakan sehari setelah di Indonesia dan Malaysia.
Berita lain tentang rencana Presiden Rusia Vladimir Putin akan operasi kanker dan menyerahkan kekuasaan sementara ke kepala polisi menjadi berita terpopuler kedua. 
Berita paling banyak dibaca lainnya adalah tentang kelegaan AS karena Cina tidak memberikan dukungan militer dan keuangan kepada Mpskow meski Beijing menolak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.
1. Berbeda dengan Indonesia, Umat Muslim Singapura Rayakan Idul Fitri Hari Ini
Berbeda dengan umat Islam Indonesia yang telah merayakan Idul Fitri Senin lalu, umat Islam di Singapura merayakan Hari Raya pada Selasa 3 Mei 2022. Dalam pengumuman pada Senin lalu seperti dilansir Channel NewsAsia, Mufti Singapura mengatakan Ramadhan tahun ini berlangsung selama 30 hari.
“Bulan sabit untuk bulan Syawal tidak terlihat di Singapura saat matahari terbenam pada hari ke-29 bulan Ramadhan,” demikian pernyataan Mufti Singapura.
Untuk konfirmasi, Kantor Mufti bersama para ahli berusaha untuk melakukan “penampakan fisik” bulan sabit. Ini tidak berhasil karena bulan baru tidak terlihat. Pernyataan itu menambahkan bahwa ufuk barat mendung dengan awan selama penampakan.
Berita lengkapnya bisa Anda baca di sini
2. Disebut Akan Operasi Kanker, Putin Bakal Serahkan Kekuasaan ke Kepala Polisi?
Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan akan menjalani operasi kanker dan untuk sementara menyerahkan kekuasaan kepada mantan kepala polisi federal Rusia.
Seperti dilansir The New York Post, Selasa 3 Mei 2022, Putin akan mengalihkan kendali pemerintah Rusia kepada Nikolai Patrushev, kepala Dewan Keamanan polisi federal Rusia, selama dan setelah menjalani prosedur operasi. Hal ini menurut sebuah video dari saluran Telegram misterius “General SVR” pada Sabtu lalu.
Saluran – yang konon dijalankan oleh mantan letnan jenderal Badan Intelijen Luar Negeri Rusia yang dikenal dengan nama samaran “Viktor Mikhailovich” – melaporkan bahwa Putin telah diberitahu oleh dokter bahwa dia harus menjalani operasi.
Operasi dan pemulihan akan memaksa Putin beristirahat untuk beberapa waktu, menurut laporan yang belum dikonfirmasi.
Sebelumnya Washington sempat cemas karena dua bulan lalu, Cina termasuk di antara negara yang tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Namun dukungan ke Moskow itu tidak diwujudkan dengan bantuan senjata dan ekonomi ke Rusia. 
Namun para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dalam beberapa hari terakhir mereka tetap waspada tentang dukungan lama Cina untuk Rusia secara umum, tetapi dukungan militer dan ekonomi yang mereka khawatirkan belum terjadi, setidaknya untuk saat ini. Kelegaan datang pada saat yang sangat penting.
 
 
Dapatkan ringkasan berita eksklusif dan mendalam sesuai dengan topik pilihan Anda dengan membaca newsletter pilihan Tempo
Pilih Topik
Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.
Tempo Media Group © 2017

source