Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Ilustrasi harga minyak Sumber: Antara
JAKARTA, investor.id – Tim Riset ICDX menyebut, harga minyak pagi ini terpantau mengalami koreksi. Pasca reli bullish selama tiga hari berturut-turut, yang dipicu oleh sentimen menjelang berlangsungnya pertemuan OPEC+ hari ini. Meski demikian, sejumlah katalis positif seperti laporan API, penegasan komitmen G7 serta sinyal peningkatan permintaan di Tiongkok memberikan dukungan pada harga minyak.
Grup industri American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 3.80 juta barel untuk pekan yang berakhir 24 Juni. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang positif di pasar energi AS. “Meski demikian, pasar masih menanti angka resmi versi pemerintah yang akan dirilis malam nanti oleh badan statistik pemerintah, Energy Information Administration (EIA),” tulis Tim Riset ICDX dalam risetnya, Rabu (29/6/2022).
Turut mendukung harga minyak, para pemimpin kelompok G7 – Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, AS dan Uni Eropa (UE) – dalam pertemuan 28 Juni menegaskan komitmennya untuk meningkatkan tekanan lebih lanjut terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.
Baca juga: Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 988.000 Per Gram
Komitmen G7 tersebut juga didukung oleh Argentina, India, Indonesia, Senegal dan Afrika Selatan, serta Ukraina. Salah satu upaya yang diusulkan adalah pembentukan aliansi kartel pembeli yang akan berperan dalam menetapkan batas harga minyak Rusia.
“Penerapan sanksi lebih lanjut itu berpotensi memicu Rusia untuk memangkas pasokan energi secara menyeluruh ke negara-negara aliansi Barat, yang dampaknya akan membuat krisis energi saat ini semakin intens,” tambah Tim Riset ICDX.
Sementara itu, Tim Riset ICDX menambahkan, Tiongkok berencana memangkas waktu karantina bagi turis dari semula 14 hari menjadi 7 hari, ungkap Komisi Kesehatan Nasional pada hari Rabu. Langkah tersebut menandai upaya pelonggaran pembatasan secara signifikan di negara yang terkenal sangat ketat akan aturan Covid, dan sekaligus memicu harapan akan peningkatan aktifitas perjalanan internasional.
Baca juga: Wall Street Jatuh Setelah Rilis Data Kepercayaan Konsumen
Selain itu, di hari yang sama, Komisi Kesehatan Nasional juga melaporkan tidak ada kasus infeksi lokal baru di Beijing dan Shanghai pada hari Selasa, pertama kalinya kedua kota itu bersih secara bersamaan sejak akhir Februari.
Lebih lanjut Tim Riset ICDX menyebut, fokus pasar juga tertuju pada pertemuan OPEC dan sekutunya yang akan berlangsung pada hari Rabu dan Kamis untuk memutuskan kuota produksi bulan Agustus. Hasil pertemuan dari aliansi 23 negara produsen minyak itu akan berdampak pada sisi pasokan di pasar global yang saat ini tengah ketat akibat berkurangnya pasokan dari Rusia serta beberapa negara anggota OPEC lain.
“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 115 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 105 per barel,” tutup Tim Riset ICDX.
Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
Berita Terkait
Minyak Terangkat 2% di Tengah Kekhawatiran Pasokan
OPEC+ Kehabisan Kuota Produksi, Minyak Kembali Melambung
Presiden Jokowi: G-7 dan G-20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
Indonesia dan Inggris Sepakat Perkuat Kerja Sama Bidang EBT
Terpopuler
01
Semen Indonesia (SMGR) Bagikan Dividen Rp 1,02 Triliun
Selasa, 28 Juni 2022 | 16:20 WIB
02
MNC Digital (MSIN) akan Stock Split 1:20
Senin, 27 Juni 2022 | 15:10 WIB
03
33 Bank Raih Digital Banking Awards 2022
Selasa, 28 Juni 2022 | 16:30 WIB
04
Paninvest (PNIN) Borong Lagi Saham Panin Financial (PNLF), Lo Kheng Hong Ikutan Tidak?
Selasa, 28 Juni 2022 | 09:07 WIB
05
Saham Pilihan untuk Trading 28 Juni dan Target Harganya
Selasa, 28 Juni 2022 | 08:42 WIB
Terkini
RemitPro dan Ria Financial Sodorkan Kemudahan Penarikan Uang dari Luar Negeri
Rabu, 29 Juni 2022 | 14:49 WIB
Hingga April 2022, Home Credit Salurkan Pembiayaan Modal Kerja Rp 560 M
Rabu, 29 Juni 2022 | 14:43 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Kyiv
Rabu, 29 Juni 2022 | 14:35 WIB
Lippo Karawaci (LPKR) Tangkap Peluang Properti di Tangerang Lewat Cendana Homes Series
Rabu, 29 Juni 2022 | 14:20 WIB
Gandeng Dirjen Pajak, BRI (BBRI) Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP
Rabu, 29 Juni 2022 | 14:13 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved

source