PALANGKA RAYA – Adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak berjalan optimal. Data terakhir menunjukkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi rutin, baik imunisasi dasar maupun imunisasi lanjutan.
Dampak dari penurunan cakupan tersebut terlihat dari adanya peningkatan jumlah kasus penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti Campak, Rubela, dan Difteri.
Dengan adanya program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) ini diharapkan mampu menekan jumlah kasus penyakit-penyakit tersebut.
Kali ini program BIAN dilaksanakan di lokasi fokus (lokus) wilayah Kecamatan Pahandut bertempat di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Sekar Wangi, Jl. Kalimantan, Kota Palangka Raya.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin mengatakan bahwa, berdasarkan data target capaian imunisasi sudah 45 persen, namun ini belum selesai.
Program Bulan Imunisasi Anak Nasional tersebut akan dilaksanakan sampai Agustus. Dimana saat ini Kota Palangka Raya sudah hampir semuanya melaksanakan BIAN.
“Tercapainya ini tentu karena peran aktif dari pemerintah, masyarakat, dan kerjasama antar Puskesmas dengan Kecamatan, Kelurahan, kader PKK serta kader Posyandu,” terang Avina Fairid Naparin, Senin 20 Juni 2022.
“Semoga dengan program BIAN ini, kita sebagai masyarakat global mampu mencapai target global salah satunya Dunia Bebas Polio,”tambahnya.
(M.Slh/beritasampit.co.id)

source