TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Sebanyak 93 tracer puskesmas di Kabupaten Kutai Kartanegara mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas bagi pelacak kontak.
Kegiatan itu dilakukan mengingat adanya kemunculan subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 yang menjadi penyebab kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Martina Yulianti mengatakan kegiatan peningkatan kapasitas dinilai perlu dilakukan.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemapuan Tracer mulai Testing, Tracing dan Treatment kasus Covid-19 agar cepat tertangani dengan baik.
Meskipun, tidak ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam seminggu terakhir.
“Ini sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan Kasus Covid-19 di beberapa daerah wilayah Indonesia yang disebabkan oleh subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5,” ujarnya, Sabtu (18/6/2022).
Baca juga: Antisipasi Sebaran Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, Dinkes Bontang Ingkatkan Disiplin Prokes
Baca juga: Bisa 20.000 Kasus per Hari, Menkes Prediksi Puncak Penularan Virus Corona BA.4 dan BA.5 Akhir Juli
Baca juga: Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk Indonesia, Potensial Lebih Menular, Ini yang harus Diwaspadai
Hal ini juga sejalan dengan apa yang disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Mohammad Syahril.
Pemerintah berharap masyarakat tidak panik dalam menghadapi fenomena lonjakan kasus Covid-19.
Bukan tanpa alasan, sebab pemerintah memiliki sistem yang telah terbentuk mulai dari Fasilitas Tingkat Pertama hingga tingkat rujukan.
“Pengalaman dua tahun menangani pandemi Covid-19 adalah guru terbaik untuk mengantisipasi lonjakan baru kasus Covid-19,” katanya.
Diketahui, dari 20 kasus subvarian BA.4 dan BA.5 yang dilaporkan di Indonesia, mayoritas mengalami gejala ringan dengan paling banyak dilaporkan adalah demam dan batuk.
Disusul sakit tenggorokan, pilek, mual, badan pegal, dan ada pula yang tidak bergejala. Subvarian BA.4 dan BA.5 diduga lebih cepat menular dibandingkan varian Omicron. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.