Lupa Kata Sandi? Klik di Sini
atau Masuk melalui
Belum Memiliki Akun Daftar di Sini
atau Daftar melalui
Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini
Konfirmasi Email
Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.
Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo
Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang
Masukan alamat email Anda, untuk mereset password
Konfirmasi Email
Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.
Apakah Anda yakin akan menghapus berita?
Jenis Kelamin
Status
TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas. Pendukung Ganjar mayoritas berasal dari pendukung partai nasionalis seperti PDIP, Nasdem, PSI, hingga Perindo.
Hal tersebut terlihat dalam hasil survei yang dilakukan lembaga Charta Politika Indonesia. Dalam pemaparan di laman mereka, Ganjar mendapatkan suara terbanyak dari pendukung PDIP.
Diantara partai nasionalis, hanya pendukung Partai Gerindra yang memberikan dukungan di bawah 10 persen terhadap Ganjar. Pendukung Gerindra lebih menjatuhkan pilihannya kepada Prabowo Subianto.
Prabowo juga mendapatkan simpati cukup besar dari akar rumput Partai Golkar, Perindo dan Hanura. Untuk suara pendukung Golkar, Prabowo unggul tipis dari Ganjar.
Sementara Anies Baswedan mendapatkan banyak dukungan dari akar rumput partai berbasis Islam seperti PKS, PPP, PAN hingga PBB. Gubernur DKI Jakarta itu juga mendapatkan dukungan cukup besar dari akar rumput Partai Nasdem tetapi imbang dengan Ganjar Pranowo.
Ganjar sebenarnya juga mendapatkan dukungan dari sejumlah pemilih partai berbasis Islam. Pendukung PKB, PPP hingga Partai Gelora yang merupakan partai baru memberikan dukungan cukup besar kepada politikus PDIP tersebut meskipun dia masih kalah dari calon lainnya seperti Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Khofifah Indar Parawansa:
Berikut persentase dukungan akar rumput partai nasionalis terhadap Ganjar, Anies dan Prabowo berdasarkan hasil survei Charta Politika:
1. PDIP – 68,5 persen Ganjar; 4,5 persen Anies; 9,7 persen Prabowo
2. Golkar – 24,4 persen Prabowo; 20 persen Ganjar; 18,5 persen Anies
3. Gerindra – 72,9 persen Prabowo; 13,9 persen Anies, 2,4 persen Ganjar
4. Nasdem – 31,7 persen Ganjar; 31,7 persen Anies; 9,5 persen Prabowo
5. Demokrat – 25,6 persen Anies; 16,3 persen Ganjar; 14 persen Prabowo
6. PSI – 71,4 persen Ganjar, 14,3 persen Prabowo; 0 persen Anies
7. Hanura – 40 persen Ganjar; 40 persen Prabowo; 20 persen Anies
8. PKPI – 100 persen Ganjar
Berikut persentase dukungan akar rumput partai Islam terhadap Ganjar, Anies dan Prabowo berdasarkan hasil survei Charta Politika:
1. PKS – 63,1 persen Anies; 25 persen Prabowo; 2,4 persen Ganjar
2. PKB – 20,2 persen Anies; 20,2 persen Ganjar; 16,2 persen Prabowo
3. PPP – 40,6 persen Anies; 31,3 persen Ganjar; 21,9 persen Prabowo
4. PAN – 33,3 persen Anies; 29,2 persen Ganjar; 16,7 persen Prabowo
5. PBB – 100 persen Anies
6. Gelora – 66,7 persen Prabowo; 33,3 persen Ganjar; 0 persen Anies
7. Ummat – 100 persen Ridwan Kamil
Selain ketiga tokoh tersebut, terdapat setidaknya 7 nama tokoh lainnya yang masuk dalam survei Charta Politika. Mereka diantaranya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa, Puan Maharani, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno.
AHY mendapatkan dukungan paling besar diantara pemilih Partai Demokrat, mencapai 30,2 persen, sementara Khofifah meraih suara terbesar dari pemilih PKB, mencapai 21,2 persen.
Secara umum survei tersebut menyatakan Ganjar Pranowo masih menjadi kandidat terkuat dalam simulasi pasangan calon. Ganjar disebut bisa memenangkan Pilpres 2024 dengan disandingkan dengan baik Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Erick Thohir hingga Andika Perkasa. Elektabilitas Ganjar dipasangkan dengan keempat nama itu selalu di atas 30 persen. Elektabilitas terbaik didapatkan Anies Baswedan ketika dipasangkan dengan AHY dan Airlangga, mencapai 28,8 persen, sementara Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas terbaik ketika berpasangan dengan Muhaimin Iskandar, mencapai 24,8 persen.
Baca: Suara Akar Rumput Nasdem Terbelah Antara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini
Rapimnas PKS akan mengeluarkan rekomendasi calon presiden dan koalisi untuk kemudian diputuskan oleh Majelis Syuro.
Seorang purnawirawan TNI ikut deklarasi dukungan Anies Baswedan jadi presiden 2024 mendatang. Tak pernah marah walau dihujat dan dicemooh.
PSI tidak menemukan nama Anies Baswedan dalam survei mereka ke akar rumput. Memegang teguh prinsip anti intoleransi dan anti korupsi.
Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi tak mempermasalahkan langkah politik PKB yang berkoalisi dengan Gerindra.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyatakan deklarasi paslon Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar akan menunggu waktu yang tepat.
Koalisi antara Gerindra dan PKB dianggap rasional sebagai respon atas kondisi politik pasca terbentuknya KIB dan hasil rekomendasi Rakernas NasDem.
Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar diyakini sedang membangun koalisi setelah terbentuknya KIB dan hasil Rakernas NasDem.
DPN BKNDI menggerakkan para relawan untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi presiden 2024.
Laskar Ganjar-Puan menilai peluang koalisi antara PDIP dan Partai NasDem sangat kecil, meski NasDem merekomendasikan Ganjar Pranowo sebagai capres
Peluang koalisi antara Partai Gerindra dan Partai NasDem dinilai semakin kecil setelah Rakernas NasDem.