STORY
DPRD Sragen mengkritik adanya anggaran Rp2,6 miliar yang mengendap tak terpakai di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Sragen sepanjang 2021.
SOLOPOS.COM – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Sragen. (google maps)

Solopos.com, SRAGEN — Dana senilai Rp2,1 miliar mengendap tak terpakai di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kabupaten Sragen sepanjang 2021. Anggaran itu sedianya untuk membayar tunjangan fungsional pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Namun tunjangan itu tak terbayarkan dengan alasan PPPK di Distan KP belum dilantik jadi tenaga fungsional. Adanya anggaran yang mengendap tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi II DPRD Sragen yang mengkritisi Pertanggungjawaban APBD 2021.
PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!
Temuan tersebut juga diungkapkan dalam rapat paripurna DPRD Sragen dengan agenda laporan komisi-komisi terkait dengan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021, Jumat (17/6/2022).
“Kami mendesak kepada pemerintah supaya pemerintah segera membayarkan tunjangan tersebut,” kata Ketua Komisi II DPRD Sragen, Hariyanto, kepada Solopos.com, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga: FPDIP DPRD Sragen Siap Patungan Kembalikan Gaji 2 Tahun Suwarti
Ia memberikan data tentang anggaran gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN) di Distan KP Sragen 2021 yang mencapai Rp18.454.648.159. Anggaran tersebut meningkat setelah adanya pergeseran refocussing menjadi Rp21.731.248.159.
Kemudian pada APBD Perubahan 2021 turun sedikit menjadi Rp21.416.248.159. Pada realisasinya hanya terpakai Rp18.754.133.924 atau 87,57%. Atas dasar realisasi itulah, Hariyanto, menyebut ada sisa lebih pelaksanaan anggaran (silpa) senilai Rp2.662.114.235 atau 12,43%.
Anggota Komisi II lainnya, Sri Pambudi, menerangkan adanya silpa karena eksekutif telah mengalokasikan anggaran tunjangan fungsional sementara aturannya belum ada.
“Atas dasar itulah, Komisi II meminta Distan KP untuk mengomunikasikan tentang kepastian pengangkatan PPPK menjadi tenaga fungsional kepada BKPSDM [Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia] atau ke instansi vertikal di atasnya. Anggaran yang tidak ada kepastian hukumnya menjadi muspra [sia-sia]. Dalam perencanaan anggaran itu harus jelas target dan regulasinya, bukan jaga-jaga,” ujar Pambudi.

Baca Juga: DPRD Sragen Usulkan 3.372 Kegiatan Pembangunan Untuk 2023
Anggaran sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan yang lain. Dia mewanti-wanti jangan sampai kasus seperti ini terulang di anggaran 2022 ini.
“Dalam perencanaan anggaran itu harus jelas parameternya. Jangan kira-kira, apalagi jaga-jaga. Kalau tidak ada regulasinya kenapa tetap dianggarkan?” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Distan KP Sragen, Wakanto Joko, menyampaikan munculnya silpa 2021 di Distan & KP itu memang sebagian besar untuk anggaran tunjangan fungsional PPPK. Karena PPPK belum dilantik sebagai tenaga fungsional maka anggaran tunjangan fungsional itu belum bisa dibayarkan.
Wikanto tidak menjelaskan berapa jumlah PPPK di Distan KP. Ia juga tidak menjelaskan tentang aturan tunjangan fungsional itu seperti apa.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini”. Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Jalan Gatot Subroto dan sebagian kecil Jalan Slamet Riyadi Solo menjadi medium bagi perupa untuk menggambar mural urban penuh makna, sekaligus merespons maupun mendukung event yang tengah berlangsung.
Sebelum pergi bermalam minggu di luar ada baiknya menyimak prakiraan cuaca Kota Solo hari ini, Sabtu (18/6/2022).
Pedagang Pasar Joglo, Banjarsari, Solo, mengatakan relokasi pasar karena kena rel layang akan memuat mereka mbabat alas atau merintis lagi dari awal.
Artikel ini menyajikan prakiraan cuaca wilayah Boyolali pada Sabtu (18/6/2022).
Inilah prakiraan cuaca untuk wilayah Sukoharjo pada Sabtu (18/6/2022) yang disajikan secara lengkap.
Prakiraan cuaca Klaten hari ini Sabtu 18 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.
Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Sabtu 18 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.
Pimpinan ponpes di Kota Solo ini mengklaim beberapa tokoh yang ia doakan berhasil dan sukses dalam karier mereka, termasuk Presiden Jokowi dan Mendag Zulkifli Hasan.
Persaingan inovasi Sukoharjo menuju Top 99, jumlah proposal yang didaftarkan di KIPP awalnya ada 3.478 proposal.
Gara-gara gagal menginput data kartu tanda penduduk (KTP), sejumlah pengecer tak memperoleh stok minyak goreng (migor) curah di Pasar Wonogiri.
Seorang calhaj yang berangkat dari Embarkasi Solo kehilangan uang dan sejumlah barang di dalam kopernya saat tiba di Madinah.
Tengkleng Klewer Bu Edi Solo telah ada sejak puluhan tahun lalu dari saat harganya masih Rp50 hingga kini sudah mencapai Rp50.000 seporsi.
SM, 47, seorang perempuan asal Sragen ini pernah menjadi juru masa kelompok Khilafatul Muslimin di Desa Wonokerto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.
Jalan Gatot Subroto dan sebagian kecil Jalan Slamet Riyadi Solo menjadi medium bagi perupa untuk menggambar mural urban penuh makna, sekaligus merespons maupun mendukung event yang tengah berlangsung.
Anggota Satlantas Polresta Solo Bripka Arif Setiawan, polisi yang pernah viral karena membantu loper koran, kini beraksi lagi dalam video mengenai heboh naik motor pakai sandal jepit.
Gedung lima lantai yang diubah menjadi markas kegiatan pengacara sekaligus politikus Henry Indraguna di Solo ternyata dulunya restoran dengan spot foto ciamik.
Meski selalu ramai dan banyak pelanggan, Warung Tengkleng Klewer Bu Edi Solo hingga kini belum ada rencana membuka cabang di mana pun.
Copyright © 2007-2022, Solopos Digital Media – Panduan Informasi & Inspirasi. All rights reserved.

source