BACAMALANG.COM – Kombucha selama ini dikenal sebagai teh hasil fermentasi. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun dari penelitian guru besar bidang fermentasi Fakultas Teknologi Pertanian UB Prof Ir Elok Zubaidah, kombucha diolah menjadi rangkaian produk perawatan wajah dengan brand Beauty Secret. Sementara ada pula Progrestkit, alat pendeteksi kebuntingan pada ternak yang penggunaannya mirip dengan yang dipakai pada manusia. Itulah sebagian inovasi yang ditampilkan peserta Brawijaya Start Up and Business Matching & Mini Expo 2022 di UB Coffee, Kamis (16/6/2022).
Kegiatan yang diinisasi  Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Brawijaya (DI2B UB) ini bertujuan mempertemukan dengan investor sekaligus mempromosikan start up binaannya.
Ketua Pelaksana Brawijaya Start Up Chandra Irwanto mengatakan, kegiatan selama sehari ini menampilkan lima stan utama yang merupakan binaan dari DI2B dan tujuh stan dari inovasi dosen dan alumni Universitas Brawijaya.
“Selain sebagai promosi start up yang sudah ada, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kerjasama Direktorat Inovasi dan Inkubasi Bisnis Universitas Brawijaya dengan Kementerian Pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi,” ujarnya.
Ada lima start up binaan BI2B Universitas Brawijaya yang ditampilkan dengan inovasi di berbagai bidang mulai peternakan hingga nutrisi sehat, antara lain Progrestkit, My Eco, Agro Monster, Nutrinesia dan Suspeed. Sementara stan inovasi dosen dan alumni menawarkan berbagai inovasi yang sebagian besar sudah beredar di masyarakat lewat marketplace, seperti Beauty Secret Kombucha, Shitaki, Samsara, NgelabKampus, Nauty, Parsa Spirulina dan Axotic Farm.
“Lima start up atau pra start up binaan BI2B UB ini sebelumnya telah lolos program Kementistekdikti dan mendapatkan pembiayaan hingga Rp 250 juta, sementara inovasi dari dosen dan alumni juga pernah mendapatkan pendanaan dengan jumlah yang beragam,” tandasnya.
Kepala Pusat BI2B UB, Dr. Wahdiyat Moko, SE.,MM, CFP kembali menegaskan bahwa kegiatan ini adalah untuk mempertemukan para pelaku start up atau pra start up binaan dengan para investorn dengan harapan akan ada investasi yang bisa ditanamkan di start up binaan tersebut.
“Terkait dengan status Universitas Brawijaya (UB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), expo ini juga sebagai upaya kampus akan memiliki bagian saham dari start up binaannya tersebut,” terangnya.
“Kami rencanakan menggelar pameran seperti ini kembali pada bulan November 2022 mendatang,” tandasnya. (ned)

source