TIMES HAJI, SAMARINDA – Setelah sekian lama calon jemaah haji tertunda keberangkatannya menjalankan rukun islam yang kelima akhirnya Kota Samarinda memberangkatkan 260 jemaah calon haji. Wali Kota Samarinda melepas JCH Samarinda 1443 H di masjid Sofiatul Amin, GOR Segiri Jl. Kesuma Bangsa, Kamis (16/6/2022)
Wali Kota Andi Harun melepas dan memberikan motivasi kepada rombongan jamaah haji. Ia mengatakan terjadi perubahan kebijakan oleh pemerintah Arab Saudi, pengawasan Kesehatan jamaah yang lebih ketat lagi.
"Selain sebagai tamu Allah, bapak ibu juga sebagai tamu dari suatu negara. Oleh karena itu jadilah tamu yang terhormat, beradab, dengan berperilaku yang baik dan jagalah nama baik bangsa Indonesia," ujar Andi Harun.
Lebih lanjut Andi mengatakan bertahun-tahun jamaah telah mempersiapkan diri untuk berangkat haji. Jamaah harus menjaga diri, prilaku dan tidak boleh bercampur niat mulia untuk menjalankan rukun islam dengan perbuatan-perbuatan dosa. Agar sepulang menjalankan haji, akan menjadi haji yang mabrur.
"Haji yang mabrur tidak hanya diampuni kesalahan atau dosanya, tetapi sekaligus dimasukkan kedalam surga berkumpul bersama baginda Rasulullah SAW," tuturnya.
Andi berpesan kepada jemaah haji untuk selalu mengikuti pembimbing haji, jangan banyak melakukan perdebatan dan pertentangan selama menjalankan ibadah
"Bapak dan ibu calon jemaah haji saya berpesan untuk fokus menjalankan ibadah dan mengikuti tuntunan dari pembimbing haji. Insyaallah pembimbing akan menuntun kita menjadi haji yang mabrur," pesannya
Ia juga menambahkan agar jamaah tidak banyak pertentangan dan perdebatan apalagi bertengkar dengan sesama jemaah haji. "Karena dalam menjalankan ibadah haji keimanan dan kesabaran kita akan diuji," pesannya kepada para jemaah.
Selain itu ia menyampaikan kepada para jemaah untuk selalu menjaga kesehatan selama beribadah dan fokus untuk menjalankan ibadah. Kemudian mendoakan para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan selamat
Tidak lupa Andi menitip doa untuk kota Samarinda agar Kota Samarinda dijauhkan dari segala bencana, dilindungi oleh Allah SWT dan menjadi kota yang baldatun thoyyibatun wa rabbhun ghaffur
"Saya minta kepada para jamaah, mohon do’anya untuk kota Samarinda, agar dihindarkan dari segala macam bentuk bencana. Menjadi kota pusat peradaban," pintanya.
Kepala Kementerian Agama kota Samarinda, Baequni menyampaikan, kuota haji tahun ini hanya setengah dari kuota biasanya dan adanya pembatasan usia maksimal 65 tahun. Menurut dia, jamaah haji kota Samarinda tahun ini berjumlah 260 orang yang terbagi dalam 3 kloter.
"Yang pertama tanggal 21 Juni 2022 sebanyak 186 jamaah, kloter 6 tanggal 28 Juni 2022 sebanyak 30 jamaah dan kloter 7 tanggal 29 Juni 2022 sebanyak 44 jamaah," ungkapnya.
Hadir pada kegiatan pemberangkatan JCH Samarinda tersebut Asisten I Pemkot Samarinda, Kapolresta kota Samarinda, dan Kepala Kantor Kementerian Agama kota Samarinda. (d)