Para staf dan pimpinan BNNK dan Dinkes Kab Sidoarjo, saat mendengungkan yel-yel anti Narkoba. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
BNNK dan Dinkes Kab Sidoarjo menyatakan komitmen bersama untuk war on drug atau perang melawan Narkoba .
Para staf dan pimpinan BNNK dan Dinkes Kab Sidoarjo, saat mendengungkan yel-yel anti Narkoba. [alikus/bhirawa]
Para pimpinan dan pegawai di dua lembaga, Rabu (15/6) kemarin, kompak dengan mendengungkan yel-yel anti Narkoba, bertempat di Kantor Dinkes Sidoarjo, jalan Mayjen Sungkono 46.
Kepala Dinkes Kab Sidoarjo, Drg Syaf Satriawarman, menjelaskan lembaganya telah berbincang-bincang dengan pimpinan BNNK Sidoarjo tentang rencana rehabilitasi bagi pecandu Narkoba di Kab Sidoarjo.
“Agar-agar orang yang menjadi pecandu bisa direhabilitasi sehingga bisa hidup sehat dan normal kembali,” komentar Syaf, usai melakukan yel-yel anti Narkoba bersama-sama.
Hanya saja untuk keperluan itu belum ada biaya, SDM dan peralatannya, karena saat ini belum tercantum dalam suatu aturan.
Bila tidak menggunakan SDM dan alat-alat dari daerah Sidoarjo sendiri, menurut Syaf, bisa dengan solusi lain, dengan melakukan rujukan.
“Semua bentuk solusi ini sangat perlu dukungan dari Pemerintah Daerah. Mungkin cukup peraturan Bupati. Akan coba kita usulkan pada tahun anggaran mendatang,” jelasnya.
Dikatakan Syaf, biaya rehabilitasi tiap orang pecandu Narkoba, jelas berbeda-beda. Sebab, kadang ada pecandu Narkoba yang juga mempunyai penyakit penyerta.
Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Toni Sugiyanto, dalam kesempatan itu menyatakan terima kasih atas berbagai dukungan dari Dinkes Sidoarjo terkait kegiatan-kegiatan dalam perang melawan Narkoba selama ini.
Dalam peringatan hati anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022 ini, sejumlah Puskesmas dibawah naungan Dinkes Sidoarjo berpartisipasi memberi layanan pengobatan gratis , kepada warga desa yang masuk dalam kategori desa bersih dari Narkoba (Desa Bersinar).
“Kita awali dari Instansi Pemerintah dulu. Nanti berlanjut kita akan kerja sama dengan masyarakat dan pihak swasta. Karena masalah pencegahan dan pemberantasan Narkoba tidak bisa hanya dari kami saja. Kami juga mohon dukungan semua element masyarakat Sidoarjo,” kata mantan Kabid rehabilitasi BNNP Jawa Timur itu. (kus.gat)

source