Hancurkan Nepal 7-0, Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia|Ledakan di Banyumas, Satu Orang Tewas Empat Rumah Rusak|Reshuffle Kabinet, Puan Maharani: Menteri dari PDIP Aman
Minggu, 12 Juni 2022 | 09:34 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT
Garut, Beritasatu.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Maskut Farid, mengatakan pihaknya akan mencoba mengintervensi stunting dengan bubuk daun kelor seperti gagasan HaloPuan setelah program Bulan Pencarian Balita Stunting selesai dilaksanakan pada Juni 2022 ini.
“Kami akan mengundang HaloPuan untuk bersama melakukan intervensi,” ujar Maskut dalam kegiatan Gerakan Melawan Stunting yang diselenggarakan HaloPuan dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut di GOR Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Jumat (10/6/2022).
Koordinator HaloPuan, Poppy Astari dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Minggu (12/6/2022) menjelaskan Gerakan Melawan Stunting lahir dari kekhawatiran Puan Maharani kepada generasi penerus bangsa.
“Jika tidak segera ditangani, stunting akan mempengaruhi perkembangan kognisi anak-anak kita, padahal merekalah yang akan menjadi sumber daya manusia saat Indonesia memasuki usia emas 100 tahun pada 2045,” kata Poppy.
Disebutkan, hadir dalam kegiatan ini sekitar 170 warga sasaran, yang terdiri dari ibu menyusui, ibu hamil, balita dengan kondisi stunting, dan kader posyandu dari dua desa, yakni Wanaraja dan Wanajaya.
Selain mendapatkan penyuluhan tentang bahaya stunting dari Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Tri Cahyo Nugroho, peserta juga memperoleh informasi tentang kekayaan nutrisi daun kelor dan cara mengolahnya menjadi bubuk dari HaloPuan.
Iriana Tinjau Penanganan Stunting di Kampung Mola Wakatobi
Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan Garut memiliki angka prevalensi stunting 35,2%. Ini angka yang melampaui angka rata-rata stunting dunia (20%) dan stunting nasional (30,8%).
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Garut berupaya memperbarui data dengan melakukan program Bulan Pencarian Stunting. Pemkab menugaskan puskesmas di seantero Garut dengan kader-kader posyandu sebagai ujung tombak di desa-desa. Dengan dibekali alat ukur standar WHO, para kader melakukan penimbangan dan pengukuran sekitar 215.000 balita di Garut.
Hingga 10 Juni 2022, sudah 75.258 balita atau 30% yang ditimbang di 442 desa dan 42 kecamatan. Hasil sementara menunjukkan 12.593 balita mengalami kondisi stunting atau sebanyak 19,3%. Di Kecamatan Wanaraja, ada 262 balita stunting dari 907 balita yang telah ditimbang atau 28,9%.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya
Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
Sumber: BeritaSatu.com
Satgas Covid-19 mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan pola hidup bersih dan sehat.
Untuk memeriksa secara spesifik kenaikan kasus Covid-19, perlu dilakukan surveilans molekuler epidemiologi dengan benar dan sistematis.
Seorang tewas akibat ledakan di Banyumas tepatnya di Desa Randegan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/6/2022).
Apabila puncak BA.4 dan BA.5 tidak sampai menimbulkan lonjakan berarti, proses transisi menuju endemi Covid-19 bakal mulus.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memastikan menteri dari partainya dalam posisi aman dari reshuffle.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan Iko Uwais di Polda Metro Jaya bisa gugur.
Taman Safari Indonesia dengan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar lomba foto dan video satwa.
Sekitar 10.000 buruh akan berunjuk rasa kembali di gedung DPR pada Rabu, 15 Juni 2022, dengan tuntutan yang sama dari demo sebelumnya.
Palang Merah Indonesia, Atalian Indonesia dan Cibis Park berhasil melampaui target kantong darah untuk Hari Donor Darah Sedunia.
Reshuffle atau perombakan kabinet dikabarkan akan dilakukan pada Rabu (15/6/2022). Jokowi memanggil sejumlah ketum partai, termasuk menteri ke istana.
 
NEWSLETTER
 
NEWSLETTER

source