Tuesday, 15 Zulqaidah 1443 / 14 June 2022
Tuesday, 15 Zulqaidah 1443 / 14 June 2022
Selasa 14 Jun 2022 14:42 WIB
Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Presiden Tunisia Kais Saied. Partai Tunisia Ingatkan Pemerintah tidak Hapus Nilai Islam dari Konstitusi
REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS — Partai berhaluan Islam di Tunisia, Ennahdha memperingatkan pemerintah agar tidak menghilangkan nilai Islam dalam konstitusi baru yang akan dibawa ke referendum bulan depan.
Konstitusi baru adalah inti dari rencana reformasi oleh Presiden Kais Saied, yang Juli lalu memecat pemerintah dan membekukan parlemen, sebelum kemudian membubarkan badan legislatif. Ennahdha adalah partai terbesar parlemen dan pemain kunci dalam pemerintahan yang diberhentikan dalam perebutan kekuasaan presiden.
Seorang ahli hukum yang ditugasi menulis ulang konstitusi 2014 mengatakan pekan lalu bahwa dia akan memberi Saied rancangan yang melucuti referensi agama apa pun, untuk lebih melemahkan pengaruh partai-partai Islam. Dilansir dari The New Arab, Senin (13/6/2022), Sadeq Belaid mengatakan itu termasuk menghapus pasal pertama, yang mengatakan Tunisia adalah “negara yang bebas, merdeka dan berdaulat, Islam adalah agamanya dan bahasa Arab adalah bahasanya.”
“Jika Anda menggunakan agama untuk terlibat dalam ekstremisme politik, kami tidak akan mengizinkannya,” katanya.
Dalam sebuah pernyataan, Ennahdha memperingatkan upaya untuk menyerang prinsip-prinsip dasar rakyat, identitas Arab dan Islam, dan sifat sipil negara. Ennahdha adalah kekuatan dominan dalam politik Tunisia setelah revolusi 2011 negara itu, yang menggulingkan diktator lama Zine El Abidine Ben Ali dan menggerakkan Musim Semi Arab.
Konstitusi 2014 dipandang sebagai kompromi antara Ennahdha dan saingan sekulernya. Rancangan baru, yang akan disampaikan kepada rakyat pada 25 Juli, peringatan perebutan kekuasaan Saied belum diterbitkan tetapi diharapkan dapat meningkatkan kekuasaan presiden vis-a-vis parlemen.
Pasal satu dari konstitusi 2014 juga muncul dalam konstitusi pertama Tunisia pada 1959, setelah kemerdekaannya dari Prancis. Ennahdha pada hari Senin memperingatkan agar tidak meninjau kembali pertanyaan yang diselesaikan oleh orang-orang sejak kemerdekaan. Ia juga menyesalkan segala upaya yang disebutnya berbahaya untuk menggunakan isu-isu ini melawan para oposisi.
Dapatkan Update Berita Republika
Wapres Minta BPJPH Optimalkan Sertifikasi Produk Halal
BPKP: Kualitas e-Katalog Belanja Produk Dalam Negeri Pemerintah Perlu Disempurnakan
LKPP: Baru 22,4 Persen Pemda Bentuk e-Katalog Lokal
Harga TBS Sawit Masih di Bawah Rp 2.000 per Kg, Produktivitas Bakal Turun
Sinar Mas Land Gandeng Imajin dan Prime Skills Gelar Pameran Future-X
Asia
Perang Rusia-Ukraina menimbulkan dampak geopolitik dan geoekonomi yang luas.
Bulutangkis
Meski melangkah ke babak kedua, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin belum puas dengan penampilannya di Indonesia Open 2022.
Liga Inggris
Tersiar kabar De Ligt menolak berkomitmen terkait masa depannya di Juventus.
Keuangan
Garuda memaksimalkan penundaan agar pengambilan suara berjalan lancar
Bulutangkis
Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan seniornya, Tommy Sugiarto di babak pertama Indonesia Open 2022.
6 PHOTO
3 PHOTO
7 PHOTO
4 PHOTO
3 PHOTO
Selasa , 14 Jun 2022, 11:09 WIB
Selasa , 14 Jun 2022, 18:53 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved