Tuesday, 15 Zulqaidah 1443 / 14 June 2022
Tuesday, 15 Zulqaidah 1443 / 14 June 2022

Senin 13 Jun 2022 23:24 WIB
Rep: Mabruroh/ Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi Nabi Muhammad SAW. Film Lady of Heaven dilarang di sejumlah negara Muslim karena hina putri Nabi SAW
REPUBLIKA.CO.ID, RABAT — Maroko melarang pemutaran Film kontroversial The Lady of Heaven karena dianggap menistakan agama Islam. Film tersebut menceritakan, tentang putri Nabi Muhammad SAW, Fatimah az-Zahra.   
Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (13/6/2022), Majelis Ulama Tertinggi Maroko mengatakan film itu adalah pemalsuan terang-terangan dari fakta-fakta yang sudah mapan dari Islam. 
Menurut mereka, film itu berpihak pada yang menjijikkan dan para pembuat film mencari ketenaran dan sensasionalisme dan menyakiti perasaan umat Islam dan membangkitkan sensitivitas agama. Ada banyak negara yang memprotes film asal Inggris itu, antara lain Mesir, Pakistan, Iran, dan Irak. 
Redaktur Agama BBC, Aleem Maqbool, mengatakan kritik dari para ulama itu berpusat pada cara pembuat film dan penulis film tersebut adalah adanya ulama dari kalangan Syiah yaitu Yasser Al-Habib, yang menggambarkan tokoh-tokoh terkemuka dihormati pada awal Islam Sunni, yang menyiratkan bahwa ada perbandingan antara tindakan mereka dengan tindakan kelompok Daesh (yang disebut Negara Islam) di Irak.  
Produser film tersebut, Malik Shlibak tidak  terima dengan banyaknya kritik atas penayangan film Lady Fatimah. Ia melalui media sosialnya bahkan mengecam agar mereka yang tidak menyukai film tersebut untuk tidak menontonnya. Shibak mengklaim bahwa tidak semua Muslim menginginkan film itu dilarang.
Menyusul banyaknya protes tersebut, beberapa bioskop Inggris, jaringan bioskop Inggris Cineworld membatalkan semua pemutaran The Lady of Heaven untuk “memastikan keselamatan” staf dan pelanggan mereka.
“Hal ini pada gilirannya memicu kemarahan termasuk dari beberapa Muslim yang ingin menonton film tersebut,” kata Editor Agama BBC Maqbool.
Sumber: saudigazette  
 
Dapatkan Update Berita Republika
Pembentukan Panja Telkomsel-GoTo Berpotensi Ganggu Iklim Investasi
Kemenkeu akan Kenakan Bea Meterai pada E-Commerce
Investree Salurkan Pembiayaan Rp 122,2 Miliar untuk Petambak
Fitur QRIS Bank Jago Masuk Tahap Akhir Pengembangan
Teleperformance Tawarkan Solusi Efektif Layanan Bisnis Terintegrasi untuk Industri Digital
Keuangan

Restrukturisasi Garuda diperoleh lewat perpanjangan tenor pembayaran KIK-EBA
Umum

Megawati mengunjungi Gedung Sarinah yang merupakan mahakarya Ir Soekarno.
Rihlah Network

Krisis-Krisis yang Membentuk Indonesia (2)
Eropa

Karya seni multisensor baru seniman Turki itu dibuat dengan memvisualisasikan arsip.
Internasional 2

Prancis kalah di kandang sendiri.
1 PHOTO
2 PHOTO
4 PHOTO
3 PHOTO
4 PHOTO
Selasa , 14 Jun 2022, 00:30 WIB
Senin , 13 Jun 2022, 17:50 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source