Tuesday, 15 Zulqaidah 1443 / 14 June 2022
Tuesday, 15 Zulqaidah 1443 / 14 June 2022
Senin 13 Jun 2022 19:24 WIB
Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah
Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, menyatakan SI menilai pentingnya UU Anti-Islamofobia di Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gugus Tugas Desk Anti-Islamofobia Syarikat Islam menyusun naskah akademik Rancangan Undang-Undang Anti Islamofobia di Jakarta pada Senin (13/6/10/2022). Ormas Islam ini mengumpulkan sejumlah pakar ilmu politik, agama, dan sosial budaya untuk membahas RUU tersebut.
Sejumlah narasumber yang didatangkan adalah Pengamat Politik LIPI Prof Siti Zuhro, Staf Khusus Wakil Presiden RI Prof KH Masykuri Abdillah, pakar pendidikan Prof Taufik Abdullah, Prof Zainal Arifin Husein, aktivitis Syahganda Nainggolan, dan Direktur Amnesti Internasional Usman Hamid.
Diskusi ini dibuka Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, Hamdan Zoelva dan Ketua Desk Anti-Islamofobia Ferry Juliantono. Menurut Hamdan, berkumpulnya para pakar dari berbagai disiplin ilmu, guna merumuskan masalah inti tentang fenomena gerakan Islamofobia yang telah nyata terjadi di Indonesia.
“Di negara-negara di mana Islam itu minoritas, maka para pelaku Islamofobia seolah mendapatkan tempat untuk menjelekkan Islam,” ujar Hamdan dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (13/6/2022).
Dalam kesempatan yang sama, KH Masykuri Abdillah menjelaskan, naskah akademik yang disusun itu lebih baik diubah namanya menjadi RUU Anti Kebencian dan Penodaan Agama.
“Istilah Islamofobia sudah muncul sejak awal dekade kedua abad ke-20 lalu, tetapi itu mulai disebut kembali terutama sejak 1980-an setelah terjadinya Revolusi Iran 1978,” ucap dia.
Munculnya Islamofobia diperkuat lagi dengan semakin banyaknya imigran Muslim ke Amerika dan Eropa IPA dan semakin banyaknya orang-orang Amerika dan Eropa yang masuk Islam yang kemudian menimbulkan ketakutan akan adanya Islamisasi Amerika.
“Kita sambut baik ide Syarikat Islam menyusun naskah akademik RUU Anti Islamofobia, agar tidak adalagi orang atau kelompok yang dengan sukahati menjelekkan agama, bahkan membentukan agama dengan Pancasila,” kata guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Dapatkan Update Berita Republika
Rekomendasi BPOM untuk Adjuvan Pengobatan Covid 19
Isolasi Sosial Tingkatkan Risiko Demensia di Kemudian Hari
Terbukti, Gaya Hidup Konsumsi Minuman Beralkohol Tingkatkan Risiko Terkena Kanker
Tenar di TikTok, Dokter Inggris Bagikan 3 Trik Redakan Stres Secara Instan
4 Jenis Olahraga Ini Bagus untuk Dirutinkan Bagi Pengidap Tekanan Darah Tinggi
Asia
Korea Utara telah menyelesaikan persiapan untuk uji coba nuklir baru
Politik
Pasangan Ganjar-Erick mengungguli Anies-Puan dan Prabowo-Cak Imin.
Palestina Israel
Pasukan Pertahanan Israel latihan militer di sepanjang pagar perbatasan Jalur Gaza
Liga Indonesia
Persebaya menurunkan pemain-pemain muda.
Bandung24jam
Prakiraan cuaca di siang hari banyak daerah di Jabar yang berpotensi hujan sedang hingga lebat. Salah satunya, Bandung Raya
1 PHOTO
2 PHOTO
4 PHOTO
3 PHOTO
4 PHOTO
Selasa , 14 Jun 2022, 03:29 WIB
Senin , 13 Jun 2022, 17:50 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved