TIMES HAJI, JAKARTA – Meraih Haji Mabrur menjadi impian semua jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji.
Terkait ini, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Suletan Ikbal Isamail punya tipsnya.
Ikbal Ismail mengatakan jemaah calon haji Indonesia (JCH Indonesia) harus meluruskan niat sebelum berangkar ke tanah suci.
"Ini yang utama, luruskan niat agar fokus beribadah. Jangan hanya karena ingin dipanggil haji atau hajjah sehingga bapak ibu ingin berhaji. Ibdah haji itu panggilan Allah untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima. Semoga bapak ibu kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur," ucap Ikbal Ismail pada acara pembukaan Pembimbingan Manasik Haji Reguler Tingkat Kabupaten Wajo yang digelar di gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Wajo, Jumat. (10/06/2022) kemarin.
Dihadapan 187 jemaah asal Kabupateh Wajo, Ikbal Ismail juga membeberkan tips melaksanakan ibadah haji agar bisa tetap sehat, kompak dan fokus beribadah.
"Jaga kesehatan terutama pada saat sebelum Swab PCR, karena apabila positif bapak ibu disolasi mandiri selama 5 hari. Setelah dilakukan PCR ulang dan negatif maka dipersilahkan masuk asrama untuk berangkat bersama kloter selanjutnya. Namun jika masih positif maka diisolasi lagi 5 hari. Nah jika masih postif takutnya semua kloter sudah berangkat dan akhirnya bapak ibu ketinggalan," tutur Ikbal Ismail.
Untuk itu, mantan Kepala UPT Asrama Haji Makassar ini meminta kepada seluruh jemaah haji agar disiplin menjaga kesehatan dan mengurangi aktifitas diluar rumah serta mengurangi intensitas pertemuan dengan orang lain menjelang keberangkatan.
Tips berikutnya urai Ikbal adalah menjaga kekompakan dan kerjasama dalam 1 keluarga besar kloter 5, dimana jemaah haji Kab. Wajo akan bergabung bersama jemaah haji Kota Makassar, Kabupaten. Selayar dan Kabupaten Bantaeng.
"Nantinya bapak ibu berada dalam 1 keluarga besar berikutnya yaitu kloter 5. Sesampainya di Madina bapak ibu akan tergabung lagi dalam sektor 2, yakni gabungan semua jemaah haji dari embarkasi Makasar dan Batam. Keluarga besar ini harus menjaga kebersamaan dan kekompakan serta saling membantu agar dimudahkan dalam melaksanakan ibadah haji", imbuhnya.
Pada akhir sambutannya, Ikbal Ismail mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk menjaga nama baik Indonesia, Sulsel dan Kabupaten Wajo khususnya selama di Saudi Arabia.
"Bapak ibu adalah duta-duta besar indonesia. Jaga nama baik bangsa indonesia, Sulsel, lebih utama jaga nama baik Kabupaten Wajo. Jaga kebersamaan dan kekompakan karena kita adalah duta-duta bangsa. Jemaah Indonesia terkenal sebagai jemaah yanh paling taat aturan. Tolong itu dijaga," pungkasnya. (*)

source