PIKIRAN RAKYAT – Perubahan drastis yang ditunjukkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani menjadi sorotan.
Perubahan tersebut disorot oleh ekonom senior Rizal Ramli dan mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.
Beberapa keputusan yang diambil Sri Mulyani dianggap tidak wajar oleh Rizal Ramli dan Said Didu.
Salah satu keputusan yang paling disorot yaitu pengeluaran anggaran yang jor-joroan untuk mendanai berbagai proyek Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Viral Video Monyet Betina Bawa Anaknya Berobat ke Puskesmas di Bihar India
Proyek-proyek tersebut seperti kereta cepat Jakarta-Bandung dan pembangunan ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).
Rizal Ramli membandingkan Sri Mulyani dengan para pendahulunya yang menjabat sebagai Menteri Keuangan dan bisa mengatakan tidak kepada Presiden jika kondisi finansial negara tidak memungkinkan untuk dipakai pada suatu proyek.
Nyaris semua Mentri Keuangan berani bilang “Tidak” kepada Presiden, sejak Ali Whardana, Radius Prawiro dll sampai RR, tentu dgn cara2 halus,” kata Rizal Ramli dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.
Baca Juga: Ulah Firli Bahuri Jadi Sorotan, Novel Baswedan Singgung Usulan Pembubaran KPK
Editor: Christina Kasih Nugrahaeni
PT Kolaborasi Mediapreneur Nusantara
Jl. Asia Afrika No. 75
Bandung – Jawa Barat, 40111
Telepon : 022-4241600
Email : prmnnewsroom@pikiran-rakyat.com
PT Kolaborasi Mediapreneur Nusantara
Jl. Asia Afrika No. 75
Bandung – Jawa Barat, 40111, Ph. 022-4241600
Email: prmnnewsroom@pikiran-rakyat.com
©2022 Pikiran Rakyat Media Network

source