KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Guna mempertegas komitmen dalam percepatan penurunan angka stunting, Pemkab Klaten menggelar Rakorda percepatan penurunan stunting di Pendapa Setda Klaten, Jumat (3/6/2022).
Rakorda dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, pimpinan OPD terkait dan tim percepatan penurunan stunting Pemkab Klaten.
‘’Percepatan penurunan stunting di Kabupaten Klaten harus direncanakan dengan matang. Saya minta Posyandu yang sempat terhenti karena pandemi dan imunisasi untuk diaktifkan lagi,’’ kata Bupati Sri Mulyani.
Baca Juga: Warga Senang, 12 Rumah Selesai Direhab Satgas TMMD Reguler 113 Bersama Warga
Dia berharap kepada semua tim percepatan penurunan stunting Klaten dan semua stakeholder terkait, bekerja sama dan bergotong royong untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Klaten.
Pemerintah desa juga diminta gencar mensosialisasikan program penurunan stunting kepada masyarakat.
Bila angka stunting bisa ditekan, Klaten akan bisa mempunyai generasi penerus yang sehat, cerdas, dan hebat.
Baca Juga: Perguruan Silat dan Ormas Klaten Gelar Deklarasi Damai Serentak di 24 Titik
Rakorda dilanjutkan dengan pembacaan ikrar komitmen bersama tim percepatan penurunan stunting dipimpin Kepala Dissos P3APPKB, Much Nasir dengan diikuti seluruh tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Klaten.
Tim percepatan penurunan stunting melibatkan Bupati Klaten, Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten, Kepala OPD, TP PKK Kabupaten Klaten, Camat, Kepala KUA, Kepala Puskesmas, Penyuluh KB, dan tim audit stunting.
Editor: Setyo Wiyono
Jalan Dr Moewardi 34 Purwosari, Laweyan, Solo
0812-3002-4029
solo@suaramerdeka.com
©2022 ProMedia Teknologi