Merdeka.com – Sejumlah warga di banjar atau lingkungan Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kabupaten Karangasem, Bali, diserang Chikungunya. Gejala yang diderita adalah nyeri di persendian kaki hingga lumpuh sesaat dan demam.
“Itu satu Banjar Dinas Ujung Pesisi, di Desa Tumbu, tidak menyebar ke banjar lainnya,” Kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama saat dihubungi, Kamis (9/6).
Peristiwa tersebut sudah terjadi sejak tanggal 21 Mei 2022. Dari laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDS) Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, jumlah kasusnya ada 64 orang.
“Dari SKDS, jumlah kasus yang benar-benar dicurigai Chikungunya ini ada 64 kasus. Mulai tanggal 21 Mei sampai dengan tadi pagi. Di mana 54 sudah sembuh dan 10 orang masih dirawat tetapi dalam perawatan di rumah, tidak ada kasus yang dirawat di rumah sakit. Itu yang memang sudah terdiagnosis oleh teman-teman di fasilitas pertama,” imbuhnya.
Ia menyatakan bahwa tim surveilans sudah melakukan SKDS begitu ada laporan per tanggal 3 Juni di lingkungan tersebut dan aktif melakukan survailens.
“Itulah datanya. Mereka mendapatkan data itu, baik survailans aktif ke masyarakat maupun ke faskes-faskes yang ada di wilayah setempat,” ungkapnya.
Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah virus yang menyerang warga itu adalah Chikungunya. Karena tentu untuk menentukan hal tersebut harus dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
“Itu dugaan. Kalau pastinya harus periksa lab. Tapi secara klinisnya dari teman-teman faskes mengarah ke sana (Chikungunya),” jelasnya.
Menurutnya, dari laporan yang diterima bahwa keluhan warga lemas dan demam. Warga umumnya akan sembuh dengan sendirinya setelah tiga atau tujuh hari perawatan.
“Ini penularannya melalui nyamuk dan mirip-mirip dengan deman berdarah, cuma kasus ini lebih ringan daripada demam berdarah. Jadi dia keluhannya demam, lemas, tapi virusnya ini sembuh dengan sendirinya juga dan memang tidak ada sampai dirawat di rumah sakit,” ujarnya.
Selain itu, dari hasil penyelidikan di lingkungan tersebut memang masih banyak ditemukan genangan air yang mengandung jentik nyamuk. Petugas bersama masyarakat melakukan tes elisa atau tes serologi untuk mengetahui keberadaan Chikungunya.
“Hasil penyelidikan epidemiologi oleh tim surveilans terdekat, di sana masih banyak genangan-genangan air, di mana genangan air ini banyak mengandung jentik. Kita siapkan fogging untuk membunuh nyamuk dewasanya,” ujarnya.
Baca juga:
Demam Tinggi dan Bercak Merah Dialami 8 Warga Cilandak Diduga Akibat Chikungunya
Penyakit Musim Pancaroba, Waspadai Dampak Buruk dan Cara Mencegahnya
Mengenal Penyakit Chikungunya dari Gigitan Nyamuk, Gejala Tak Hanya Demam Tinggi
Mengenal Gejala Chikungunya Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya, Wajib Diketahui
Wabah Chikungunya Jangkiti Puluhan Warga Sekampung di Garut
Mengenal Penyakit Chikungunya, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
Asal Muasal AS Incar Emas di Papua dan Cerita Direktur CIA Serang Sukarno
Ini Strategi Polisi Amankan Pertandingan Piala Presiden 2022 di Solo
Ini Jarak Jasad Eril Ditemukan dari Lokasi Hilang di Sungai Aare
Ini Bentuk Pelayanan Saat Penghapusan Kelas BPJS Kesehatan Diberlakukan
Satu Hari, Dua Bayi Diduga Hasil Hubungan Terlarang Dibuang di Makassar
Seribuan Sapi di Palembang Terjangkit PMK, Peternak Terpaksa Cari Obat Secara Mandiri
Testing Meningkat, Kasus Positif Covid-19 Naik dalam Tiga Pekan Terakhir
Latihan Berujung Maut, Seorang Pesilat di Banyuwangi Tewas Usai Ditendang
Cerita Warga Mauk Banten dapat Bantuan Rumah Layak Huni
Ajakan Nikah Ditolak, Seorang Duda Sebar Foto Bugil Janda Tiga Anak di Facebook
Kepala Sekolah Penganiaya Guru di Kupang Ditetapkan Jadi Tersangka
Sikap Warga Lokal Terkait Daerah Otonomi di Papua Barat
Polisi Periksa DNA, 7 Janin Hasil Aborsi dalam Kamar Indekos di Makassar Dimakamkan
KLHK Ungkap Persentase Daur Ulang Sampah Plastik di Indonesia Masih Rendah
Kasus Penemuan Tujuh Janin di Makassar, Pelaku Aborsi Pertama Usia 19 Tahun
VIDEO: Jasad Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan di Bendungan Engehalde Swiss
Ini Bendungan Engehalde, Lokasi Jenazah Eril Ditemukan
Jenazah Eril Ditemukan oleh Kepolisian Penjaga Pintu Air
Dubes RI untuk Swiss: Pengadilan Sudah Beri Kewenangan Keluarga Menerima Jenazah Eril
Tengah Jadi Sorotan, Ini 4 Seleb yang Pakai Gaun Cantik Karya Desainer Hian Tjen
Kompak dan Akur, Intip Potret Kebersamaan Maudy Ayunda dan Mertuanya
Bersahabat Dekat, Ini 5 Potret Cantik Putri Tanjung di Acara Resepsi Maudy Ayunda
Maudy Ayunda Gelar Resepsi di Bali, Intip Potret Dekorasinya Curi Perhatian
VIDEO: Jasad Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan di Bendungan Engehalde Swiss
Ini Bendungan Engehalde, Lokasi Jenazah Eril Ditemukan
Jenazah Eril Ditemukan oleh Kepolisian Penjaga Pintu Air
Dubes RI untuk Swiss: Pengadilan Sudah Beri Kewenangan Keluarga Menerima Jenazah Eril
Testing Meningkat, Kasus Positif Covid-19 Naik dalam Tiga Pekan Terakhir
Kemenkes Sebut Kenaikan Kasus Covid 31 Persen Dalam Tiga Pekan Terakhir Masih Wajar
Update Kasus Covid-19 di Indonesia Hari Ini per 9 Juni 2022
Harga BBM Shell Kembali Naik, Bagaimana dengan Pertamina?
Jokowi Soal Harga BBM: Subsidi APBN Gede Sekali, Tahan Sampai Kapan?
Rusia Tidak Khawatir Ada Aksi 'Walk Out' Jika Putin Berpidato di KTT G20 Bali
Presiden Ukraina Bakal Hadir di KTT G20 Bali Secara Virtual
Advertisement
Advertisement
Ambisi China Jelajahi Bulan, Mars dan Planet Lainnya
Berapa Besar Pendapatan Saudi dari Umrah dan Haji? Ini Datanya
Kian Berjejal Karena Rute Baru KRL