Berdasarkan data di 2021 lalu capaian untuk imunisasi dasar anak diangka 86 persen dari target 95 persen.
“Artinya, ada penurunan sekitar 9 persen jika kita mengacu dari tahun lalu,” jelas Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rokhmad, MMRS melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Didik Eka Sunarya Putra.
Didik melanjutkan capaian imunisasi dasar pada anak, menurun di tahun lalu disebabkan karena adanya kasus pandemi Covid-19 yang tinggi. Sehingga mengakibatkan orang tua anak atau wali murid takut untuk mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat untuk melakukan imunisasi.
“Meningginya kasus Covid-19 di tahun lalu menyebabkan timbulnya ketakutan tersendiri untuk para orang tua,” ujarnya.
Hal tersebut mengakibatkan pihak Dinkes mempunyai PR untuk mengejar ketertinggalan capaian imunisasi di BIAN ini.
Menurut Didik BIAN dibagi menjadi 2 pelaksanaan, pertama di Mei untuk mengejar capaian imunisasi difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus (DPT), dan imunisasi hepatitis bagi anak- anak yang di 2021 lalu belum mendapatkan vaksin.
Kemudian di Agustus mendatang imunisasi
MR atau Measles (campak) and Rubella untuk anak usia 9 hingga 50 bulan.
“Kita akan mengejar capaian ini hingga mencapai target 95 persen,” katanya.
Didik menambahkan nantinya pelaksanaan imunisasi tersebut bakal dilakukan di posyandu dan fasyankes di masing- masing desa, agar anak- anak mudah mengakses layanannya.
“Selain itu kami juga akan melakukannya di masing- masing sekolah,” tandasnya. (er/dn)
No More Posts Available.
No more pages to load.





All right reserved
Redaksi Pedoman Media Siber
Info Iklan Disclaimer
Kontak Karir
Hukum Politik
News Pendidikan
Wisata Kabar Daerah

source