GALAMEDIA – Berikut ini resensi buku “Budaya Sunda Perspektif Islam“.
Penulis: Dr. Enok Risdayah, Dr. Asep Iwan, Dr. Rohmanur Aziz, Dr. Enjang AS
Penerbit: PT. Remaja Rosda Karya
Cetakan: Desember 2021
Halaman: 232
ISBN: 978-602-446-594-0
Harga: Rp80.000
Nyaris selalu akurat dengan sebuah ungkapan berikut: Sunda adalah Islam, serta sebaliknya. Ungkapan yang semula dari pengalaman dan pengamatan masyarakat, kemudian terkonsepkan dalam pemikiran budayawan sekaliber Jakob Sumardjo (2015).
Ya, faktanya memang setidaknya jika melihat data sensus, dan atau mayoritas identitas kependudukan, warga asli berdarah Sunda beragama Islam. Tentu, sebagaimana di budaya lain yang tak paripurna, ada juga di luar Islam namun kuantitasnya segelintir.
Baca Juga: Jadwal Film Jurassic World Dominion di Bioskop CGV Tangerang Selatan Hari Ini 9 Juni 2022 dengan Harga Tiket
Situasi ini terekam jelas dalam upacara formal pejabat negara setidaknya di Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung. Umumnya selain uluk salam, kerap juga disertai sapaan Sampurasun lantas dijawab Rampes.
Tahukah Anda, bahwa sapaan Sampurasun ternyata berasal dari kata Hampura Insun alias Maafkan Saya.
Maka itu, uluk salam dalam ajaran Islam yang mendoakan keselamatan kepada lawan bicaranya digenapkan dengan permintaan maaf. Merujuk konsep hablum minan naas, perbaikan hubungan dilontarkan setelah memberi doa damai dan selamat.
Buku ini kemudian membedah lebih luas dari permukaan tampak luar tadi.
Editor: Brilliant Awal
Jalan Katuk No. 7
Kota Bandung Jawa Barat – 40263
Telepon : (022)4210063 – (022)4205262
Email : wartawangm@gmail.com
PT Kolaborasi Mediapreneur Nusantara
Jl. Asia Afrika No. 75
Bandung – Jawa Barat, 40111, Ph. 022-4241600
Email: prmnnewsroom@pikiran-rakyat.com
©2022 Pikiran Rakyat Media Network

source