TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dr KH Ahmad Munib Syafa'at, Lc, MEI, Anggota Komisi I DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, meminta percepatan perbaikan infrastuktur jalan. Permintaan tersebut disampaikan menyusul maraknya kecelakaan yang disebabkan adanya jalan berlubang.
"Kami minta tambal sulam jalan dipercepat. Kecelakaan semakin banyak, kasihan masyarakat," katanya, Selasa (7/6/2022).
Rektor Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung Banyuwangi ini menyampaikan. Infrastuktur jalan yang layak, merupakan sarana vital dan harapan seluruh elemen masyarakat. Jalan juga merupakan faktor pendukung utama roda perekonomian.
"Mulai dari masarakat yang bepergian, pekerja ekspedisi hingga anak sekolah, semua membutuhkan infrastuktur jalan yang layak," ungkap Gus Munib, sapaan akrabnya.
Politisi PKB yang juga anggota Dewan Pengaduh Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi ini menambahkan. Kemajuan serta pencapaian kabupaten ujung timur pulau Jawa, harusnya diimbangi dengan keberadaan infrastuktur jalan yang layak.
"Jika jalan tidak berlubang, aktivitas masarakat akan semakin lancar dan pengguna jalan pun lebih nyaman dan aman," cetusnya.
Di Banyuwangi, masih kata Gus Munib yang merupakan Anggota Komisi I DPRD Banyuwangi, banyak terdapat jalan berlubang. Khususnya pada jalan-jalan penghubung antar desa. Sebagai upaya perawatan, Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Banyuwangi, rutin melakukan tambal sulam. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
10/11/2021 – 09:39
Copyright 2014 – 2022 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.
Page rendered in 0.8305 seconds. Running in Unknown Platform