JawaPos.com – Subvarian Covid-19 Omicron XBB memicu lonjakan kasus di sejumlah negara, salah satunya Singapura. Kini subvarian itu sudah menyebar di Indonesia. Tak hanya XBB, subvarian lain dari Omicron juga muncul, yakni XBC yang ditemukan di Filipina.
Subvarian XBB dan varian XBC Omicron disebut lebih menular dan menghindari kekebalan. Otoritas Filipina dan Peneliti OCTA Guido David menjelaskan sifat dari dua virus Korona XBB dan XBC merupakan subvarian gabungan atau rekombinan.
“XBB adalah rekombinan dari dua subvarian Omicron, dan kami telah memantau ini selama beberapa waktu karena kami melihat peningkatan kasus di Singapura,” kata David seperti laporan CNN.
“Yang pasti lebih menular daripada (Omicron subvariant) BA.5 karena peningkatan kasusnya cukup cepat dibandingkan BA.5,” katanya lagi.
Masih ada informasi terbatas tentang XBC. Subvarian ini adalah rekombinan dari varian Delta dan Omicron.
“XBC adalah rekombinan dari Delta dan Omicron dan jika kita ingat, varian Delta menghasilkan lebih banyak kematian dan rawat inap,” kata David.
Hal senada diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Erlina Burhan, Sp.P. Ia mengingatkan subvarian XBC sudah menular di negara tetangga, maka Indonesia harus waspada.
“Ada lagi XBC. Ini rekombinan Delta dan Omicron. Ingat, ini sudah dekat, di negara tetangga. XBC sudah menyebar ke Filipina. Kita ingat awalnya XBB ada di Singapura, lalu masuk juga ke negara kita,” kata dr. Erlina.
“XBC kian dekat juga mari kita tingkatkan protokol kesehatan dan segera booster,” tambahnya.
Menurut dr. Erlina, sebanyak 54 persen kasus di Singapura saat ini didominasi oleh XBB dan cepat sekali penularannya. Subvarian XBC pertama kali ditemukan di UK. Di Filipina kini sudah ada 153 kasus
“Belum ada laporan resmi yang menyatakan XBB atau XBC berat. Hingga saat ini masih dikatakan mirip dengan Omicron yang lain. Akan tetapi tetap harus waspada,” katanya.
Editor : Estu Suryowati
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Saksikan video menarik berikut ini:
© PT Jawa Pos Grup Multimedia

source