SURYA.CO.ID, BLITAR – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) diperpanjang hingga 13 September 2022.
Pelaksanaan BIAN seharusnya sudah selesai pada akhir Agustus 2022.
Di Kota Blitar, cakupan BIAN sudah mencapai 96,64 persen dari total sasaran riil sebanyak 7.029 anak per Selasa (6/9/2022).
“Secara nasional, pelaksanaan BIAN diperpanjang hingga 13 September 2022,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Dharma Setiawan, Rabu (7/9/2022).
Dharma mengatakan akan memaksimalkan masa perpanjangan BIAN untuk mencari anak yang belum mengikuti imunisasi.
Dinkes bekerja sama dengan RT, RW, Lurah, dan Camat untuk menemukan anak yang belum ikut imunisasi.
“Di masa perpanjangan ini, kami akan mencari balita yang tunda ikut imunisasi karena sakit maupun balita yang belum ditemukan di lapangan,” ujarnya.
Dikatakannya, selama ini, kinerja RT, RW, Lurah, dan Camat sudah sangat luar biasa untuk membantu percepatan pelaksanaan BIAN di Kota Blitar.
Bahkan, RT dan RW mengundang secara pribadi orang tua yang punya balita agar datang ke Posyandu, Pustu, dan Puskesmas untuk ikut imunisasi.
“Kami sudah mencapai target minimal 95 persen untuk pelaksanaan BIAN. Cakupan BIAN kami sudah lebih 96 persen. Tapi, kami masih merasa ada beberapa balita yang harus dicari lagi untuk ikut imunisasi,” katanya.
Seperti diketahui, pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional ditargetkan harus selesai dalam sebulan pada Agustus 2022 ini.
Ada dua jenis vaksin yang diberikan di Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022, yaitu, campak dan rubella.
Sedang sasaran anak yang mengikuti Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022 yaitu usia 9-59 bulan.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

source