AKSARAJABAR– Sejumlah mahasiswa yang terganbung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Subang geruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mempertanyakan isu defisit anggaran sebanyak hampir Rp200 miliar.
Saat mendatangi kantor DPRD dan Bupati Subang, sempat terjadi dorong-mendorong antara massa aksi dengan aparat keamanan.
Bahkan, para mahasiswa tersebut berhasil merangsak masuk menduduki gedung DPRD Subang untuk berdialog dengan perwakilan dari massa aksi.
Baca Juga: Ditemukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Wilayah Kebun PG Rajawali Subang, Desa Wanasari Kecamatan Cipunagara
Saat menduduki ruang sidang paripurna DPRD Subang, massa aksi berdialog dengan dua anggota Dewan.
Dalam dialognya, Ketua HMI Subang Adam Hasyim mengatakan, DPRD harus bekerja dengan benar untuk mengawasi kinerja eksekutif.
Subang terancam bangkrut dengan defisit anggaran hampir 200 miliar. Kenapa DPRD diam saja dan kenapa hal itu bisa terjadi?” ujar Adam saat berdialog dengan perwakilan anggota DPRD Subang, Rabu7 September 2022.
Baca Juga: Ketua Anyar DPD PPNI Subang Komitmen Dukung Program Bersama Dinas Kesehatan
Selain itu, Adam meminta DPRD Subang untuk meningkatkan kinerja eksekutif agar tidak terjadi defisit anggaran.
“Kami meminta DPRD juga ikut bertanggung jawab karena telah lalai mengawasi eksekutif, hingga mengalami defisit anggaran hampir Rp 200 miliar.” imbuhnya.
Editor: Kanda Yusuf Abdillah
Perumahan Mahkota Graha Blok A23/20
Kelurahan Soklat, Subang – Jawa Barat
Telepon : 085315472452
Email : mediaaksarajabar@gmail.com
PT Kolaborasi Mediapreneur Nusantara
Jl. Asia Afrika No. 75
Bandung – Jawa Barat, 40111, Ph. 022-4241600
Email: prmnnewsroom@pikiran-rakyat.com
©2022 Pikiran Rakyat Media Network

source