Minahasa – DPRD Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pembicarakan Tingkat 1 Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD tahun 2022, bertempat di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano, Rabu (07/09/2022).
Rapat Paripurna tersebut di hadiri Bupati Minahasa Royke O. Roring dan di pimpin Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw di dampingi Wakil Ketua Oktesi Runtu dan Denny Kalangi,
dan di hadiri Anggota DPRD dan Forkopimda Minahasa serta OPD Minahasa.
Ketua DPRD Glady Kandouw mengatakan rapat paripurna ini merupakan tingkatan pertama dalam pembahasan rancangan Raperda perubahan APBD Kabupaten Minahasa yang perlu disetujui oleh DPRD, yang telah diawali dengan penyusunan dan pembahasan kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara antara Eksekutif dan Legislatif.
Dalam Rapat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Minahasa tahun 2022 paling banyak akan terserap di bidang kesehatan, pembangunan, pendidikan dan pertanian.
Dikatakan Kandouw, beberapa dinas terkait, harus memaksimalkan serapan anggaran perubahan tersebut untuk kepentingan masyarakat.
“Tentunya, anggaran paling besar yang diusulkan di APBD Perubahan adalah dinas kesehatan, dinas PUPR, dinas pendidikan dan dinas pertanian,” kata Kandouw.
Menurutnya, saat ini Dinas Kesehatan masih terus melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara memberikan vaksinasi kepada masyarakat. Baik itu vaksin pertama, kedua, dan ketiga, bahkan keempat. Dengan begitu, suntikan anggaran perluh dilakukan.
Sementara itu, dinas PUPR sendiri merupakan OPD yang bersentuhan dengan pembangunan. Kemudian, dinas pendidikan juga sangat diperlukan dalam situasi saat ini, termasuk kesejahteraan para guru.
“Sedangkan dinas pertanian sendiri mengantisipasi swasembada pangan dan lebih kepada pemberdayaan masyarakat,” jelas Kandouw.
Namun begitu, dirinya memberi warning kepada Organiasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut terkait serapan anggaran.
“Jangan lagi sudah ada anggaran cukup besar, tapi tidak dipergunakan secara maksimal. Seperti contoh tahun 2021 lalu, anggaran di dinas kesehatan banyak skali yang tersisa atau Siltap,” tegas Kandouw.
Glady pun menyampaikan bahwa pihak legislatif tentunya sangat mendukung apa yang dilakukan Pemkab Minahasa terkait kepentingan masyarakat.” Tutupnya.
Hadir dalam paripurna ini Anggota DPRD dan Forkopimda Minahasa serta OPD Minahasa. (Ronny)

TERVERIFIKASI ADMINISTRASI
DEWAN PERS 31 JANUARI 2020

Copyright © Redaksi Sulut 2019

source