Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan bebas dari LP Sukamiskin, Selasa, 6 September 2022Foto: — tangkapan layar —
SERANG, RADARBANTEN. CO.ID — Selasa, 6 September 2022 rupanya tak hanya mantan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah yang bebas dari Lembaga Pemasyarakatan. Sang adik, Tubagus Chaeri Wardana atau akrab disapa Wawan juga mendapat pembebasan bersyarat dari Kementerian Hukum dan HAM. 
Kebebasan keduanya merupakan berkah keluarga besar H Chasan Sochib setelah sekitar 7 tahun terpisah akibat tersandung kasus korupsi. 
Kuasa hukum Wawan, Tb Sukatma mengatakan kliennya telah pulang sejak Selasa (6/9) kemarin dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Selain Wawan, ada 19 terpidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin yang mendapatkan pembebasan bersyarat. 
“Iya (bebas bersyarat-red) kita sudah mendapat konfirmasinya juga dari pihak lapas, kurang lebih ada 20 orang di Lapas Sukamiskin yang mendapatkan bebas bersyarat termasuk Pak Wawan,” kata Sukatma, Rabu (7/9). 
Sukatma mengungkapkan, Wawan mendapat pembebasan bersyarat karena telah memenuhi syarat. Salah satunya, telah menjalani hukuman pidana selama 2/3 dari vonis yang dijatuhkan. “Yang pasti sudah menjalani 2/3 masa hukuman. Saya lupa totalnya,” ungkap Sukatma. 
Dikatakan Sukatma, pembebasan bersyarat merupakan hak dari terpidana yang telah memenuhi syarat. “Pak Wawan juga sudah mengajukan permohonan bebas bersyarat, dan pihak lapas juga kan tahu kalau itu hak terpidana,” kata Sukatma. 
Sukatma mengaku belum mengetahui kegiatan Wawan setelah keluar dari lapas. Sebab, Wawan tidak menceritakannya kepadanya. “Kalau ziarah saya belum dapat konfirmasinya, tapi kalau Bu Atut kemarin saya dapat konfirmasinya (berziarah-red),” ungkap Sukatma. 
Dikutip dari fajar.co.id/disway.id, Wawan merupakan terpidana korupsi alat kesehatan (alkes) di Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Wawan bersama Gubernur Banten saat itu, Ratu Atut Chosiyah terbukti melakukan korupsi pengadaan alat kedokteran RS Rujukan Banten pada APBD tahun anggaran 2012 dan APBD-Perubahan 2012.
Wawan juga terbukti korupsi pengadaan alkes kedokteran umum puskesmas pada Pemerintah Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012. Kerugian negara akibat tindakan korupsi Wawan dari masing-masing kasus itu senilai Rp 94,317 miliar dan Rp 14,52 miliar.
Reporter : Fahmi Sa’i
Editor: M Widodo

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.







Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dugaan adanya penilapan anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp150 juta mulai diselidiki Inspektorat Kabupaten Pandglang. Instansi itu…
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Pandeglang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkirim surat kepada Pemerintah Pusat. Surat itu…
Copyright@2021
Radar Banten, All Rights Reserved
© 2021 radarbanten.co.id.

source