Mahasiswa Jurnalistik di Universitas Garut.
Selanjutnya
Tutup

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Garut (Uniga) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sukasenang, PT. Sido Agung Foods Processing, dan donatur untuk memberikan makanan tambahan untuk anak penderita stunting di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.
Sebanyak 60 Kg ati ampela dan 30 Kg telur ayam dibagikan langsung kepada anak penderita stunting, pada Sabtu (20/08/2022).

Bantuan gizi tambahan ini dilakukan untuk menekan angka stunting di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Rifki selaku ketua kelompok 15 KKN Uniga mengatakan, jika pembagian ini dilakukan secara langsung kepada anak penderita stunting.

“Setelah minggu kemarin kita melakukan survei bersama kader posyandu, hari ini kita mendistribusikan langsung bantuan berupa ati ampela dan telur dari para donatur”, kata Rifki (21), Sabtu (20/08/2022).
Selain memberikan bantuan makanan, Mahasiswa KKN Uniga juga melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman mengenai stunting kepada orang tua anak penderita stunting.

“Yang perlu diperhatikan itu bahwa stunting bukan hanya karena kekurangan gizi, jadi jangan sampai orang tua merasa malu dan tidak mau datang ke posyandu, ada faktor lain yang menyebabkan anak stunting”, ucap Sitta (21) Mahasiswa Farmasi Uniga, Sabtu (20/08/2022).

source