Regional
Kategori
Event
Channels
DOWNLOAD IDN APP SEKARANG!
Sebuah aplikasi tumbuh kembang anak yaitu Tentang Anak menyambut Hari Anak Nasional 2022 dengan meluncurkan serangkaian inovasi terbaru. Secara daring melalui aplikasi Zoom, Tentang Anak memperkenalkan fitur belanja dan buku seri sebagai inovasi mereka.
Konferensi pers yang diadakan pada Kamis (21/7/2022) tersebut dihadiri oleh co-founder Tentang Anak serta para ahli di bidangnya. Aplikasi Tentang Anak adalah pilihan yang tepat untuk para orangtua yang merasa kesulitan menjalankan perannya, Tentang Anak akan membantu mereka mengatasi permasalahan dalam tumbuh kembang anak.
Yuk, simak artikel ini dan dapatkan info menarik mengenai Tentang Anak dan kegiatan yang akan dilakukannya dalam menyambut momen Hari Anak Nasional 2022.
Berangkat dari permasalahan umum mengenai sulitnya menjadi orangtua. Tentang Anak hadir memberikan solusi untuk mempermudah.
Menyambut Hari Anak Nasional, Tentang Anak mempunyai serangkaian kegiatan yang menarik. Garri Juanda selaku co-founder Tentang Anak menjelaskan bahwa salah dari tiga kegiatan yang akan dilakukan adalah sebuah edukasi kesehatan.
“Akan ada tiga rangkaian kegiatan untuk hari anak. Pertama, edukasi kesehatan di aplikasi tentang anak pada akhir juli. Kedua, dari aspek psikologi, kita berhasil merilis buku yang best selling dan kita sudah menyiapkan versi terbarunya. Dan ketiga, fitur belanja khusus para ibun di luar sana agar kebutuhan si kecil terpenuhi dengan mudah,” jelasnya.
Semakin berkembangnya zaman dan teknologi, informasi dapat diperoleh secara mudah, kapan saja dan di mana saja. Tentang Anak adalah aplikasi tumbuh kembang anak sejak kehamilan terlengkap dan terpercaya yang bisa di akses oleh orangtua di seluruh Indonesia.
Aplikasi satu ini mempunyai komitmen kuat untuk selalu berada di sisi para orangtua guna membantu kesulitan mereka. Kedua inovasi yang baru saja diluncurkan, baik dari fitur belanja dan buku seri berjudul “Kenali Emosi” sama-sama dibutuhkan oleh para orangtua.
Emosi adalah perasaan yang dimiliki oleh semua orang. Apa pun bentuknya, gak ada emosi yang salah. Semua emosi yang dirasakan benar dan sesuai pada porsi mereka.
Satu hal penting yang harus orangtua ketahui, sebelum mengenalkan pada anak tentang jenis-jenis emosi, alangkah lebih baik jika orangtua lebih dulu mengetahui emosi mereka sendiri.  Orangtua adalah contoh utama anak-anak, untuk itu lah mengapa penting sekali orangtua dalam memahami emosinya.
“Penting banget sebagai orang dewasa memahami emosi kita untuk kita memfasilitasi anak mempelajari emosinya sendiri. Makanya buku seperti  “Kenali Emosi” ini  penting banget untuk kembang anak karena itu menjadi dasar yang akan dibawa sama anak sampai dewasa,” jelas Caca Tengker selaku psikolog dewasa.
Baca Juga: 5 Tips Parenting ketika Memiliki Satu Anak, Pastikan Dia Tak Kesepian!
Dalam proses tumbuh kembangnya, anak gak serta merta langsung mengetahui segala jenis emosi yang mereka punya. Seorang psikolog anak dan remaja, Grace E. Sameve, menjelaskan bagaimana cara orangtua untuk mengajarkan anak perihal emosi.
“Langkah pertama kalau kita mau membantu anak untuk mengenali emosinya adalah menjadi pintu awal yang baik, supaya nanti ia bukan hanya mengenali tapi juga menghadapi dan mengelola situasi-situasi tersebut dengan lebih efektif,” jelas Grace.
Sejatinya, dalam menyayangi dan membahagiakan anak gak mengenal waktu serta kondisi. Sebisa mungkin, orangtua akan senantiasa selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka.
Mewakili Tentang Anak, Garri menuturkan bahwa Hari Anak adalah hari yang penting. Di hari ini pula merupakan waktu yang tepat untuk orangtua menunjukkan kasih cintanya secara spesial.
“Kita memaknai Hari Anak Nasional sebagai hari yang penting karena kita percaya itu adalah hari di mana anak berhak mendapatkan yang terbaik,” tutur Garri.
Melalui kedua inovasi terbaru Tentang Anak, orangtua gak perlu khawatir lagi dalam memenuhi segala kebutuhan anak. Dengan Tentang Anak, semua akan menjadi lebih mudah untuk ciptakan  keluarga yang sejahtera. Selamat Hari Anak Nasional 2022.
Baca Juga: Saling Berkontribusi, 5 Tips agar Parenting Tetap Baik meski Bercerai
kamu sudah cukup umur belum ?

source