03/12/2021
02/12/2021
08/10/2021
15/07/2021
14/07/2021
06/07/2022
06/07/2022
06/07/2022
06/07/2022
06/07/2022
27/06/2022
25/06/2022
24/06/2022
08/06/2022
07/06/2022
08/08/2021
21/06/2021
19/04/2021
23/02/2021
13/01/2021
09/06/2022
03/06/2022
19/05/2022
21/03/2022
21/03/2022
30/05/2022
10/05/2022
26/01/2022
04/11/2020
17/10/2020
IDNNews.id, Natuna – Bupati Natuna Wan Siswandi menghadiri rapat forum komunikasi bersama BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang di Ruang Rapat kantor Bupati, Rabu(6/7/2022).
Gelaran rapat tersebut secara khusus membahas BPJS kesehatan khususnya di Kabupaten Natuna.
Wan Siswadi yang memimpin langsung rapat tersebut menyampaikan, kunjungan BPJS kesehatan Tanjungpinang merupakan bentuk keseriusan BPJS dalam memberikan pelayanan yang maksimal dibidang jaminan kesehatan.
“Seperti kita ketahui bahwa 2 tahun terakhir ini seluruh pemerintah daerah sangat fokus pada penanganan covid 19 , sehingga ada beberapa Anggaran harus di refocusing termasuk dalam bidang jaminan kesehatan. Kami harap saat ini kasus covid 19 sudah semakin membaik, sehingga pemerintah daerah kembali menata pembangunan dengan keterbatasan anggaran yang ada,” Jelas Wan Siswandi.
Selanjutnya Wan Siswadi menambahkan untuk memaksimalkan jaminan kesehatan, pemerintah daerah terus mendorong pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk menganggarkan bantuan BPJS Kesehatan bagi masyarakat, sehingga cukup membantu dalam refocusing anggaran pemerintah daerah.
“Xovid 19 berdampak dalam berbagai sektor di pemerintah daerah termasuk penurunan DPA Kabupaten Natuna hampir 47 %, sehingga pemerintah harus melakukan beberapa refocusing untuk terus menjalankan roda pemerintahan. Meskipun mengalami penurunan DPA Anggaran , pemerintah daerah tetap berusaha memaksimalkan pelayanan dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat termasuk menanggung pembiayaan jaminan kesehatan” tambah Wan Siswandi.
Dr Fauzi Lukman, Kepala BPJS Cabang Tanjungpinang dalam paparannya menyampaikan apresiasinya atas sinergitas yang telah dibangun oleh kabupaten Natuna, sehingga hubungan baik dapat terus terjalin dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Ada 84.960 anggota BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna dengan status PBI, ada penambahan 20.000 yang merupakan bantuan dari kementerian soaial, seperti yang disampaikan oleh Pak Bupati,” Jelas Dr Fauzi.
Selanjutnya DR. Fauzi juga menambahkan bahwa pemerintah daerah harus dapat mendorong masyarakat untuk kepemilikan BPJS dilingkungan masyarakat, baik BPJS PBI atau BPJS penerimaan Upah. Dimana BPJS tidak hanya memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan masyarakat, namun akhir akhir ini ada issue kebijakan baru bahwa BPJS akan digunakan sebagai validasi data dalam beberapa proses administrasi ” Tambah Dr. Fauzi.
Dr Fauzi juga menambahkan terkait dengan penambahan 30 ribu kuota, untuk mengurangi beban APBD dan APBN , sebaik instansi terkait dapat melakukan validasi data, karena ada beberapa daerah setelah melakukan proses validasi terjadi penurunan signifikan karena ada kemungkinan perubahan status dari PBI ke penerima Upah atau PNS , kematian ataupun berpindah status domisili.
Pemerintah Kabupaten Natuna berharap sinergitas antara Pemda dan BPJS dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat memaksimalkan layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Mengingat kesehatan adalah salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. (Diskominfo/Patli)
IKLAN

source