TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marthen L Rantetampang mengatakan, pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kabupaten Manokwari belum capai target.
Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Manokwari akan melakukan berbagai cara agar BIAN bisa mencapai target. Seperti melakukan BIAN secara massal dan perpanjangan waktu BIAN.
“Kita diuntungkan ada perpanjangan BIAN tahap 1, yakni sampai (31/9/2022). Jadi, masih optimistis bisa kejar ketertinggalan,” ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (29/7/2022).
Baca juga: LAGI BIAN Diperpanjang, Dinkes Manokwari Beri Waktu Sampai September: Tolong Penuhi Hak Anak
Baca juga: SETELAH Setrum ke Disdukcapil Diputus PLN, Kini Pelayanan untuk Masyarakat Kembali Normal
Dia menambahkan, pancapaian imunisasi kejar jenis Oral Polio Vaccine (OPV).
Sejak diberlakukannya BIAN massal pada 29 Juli 2022 hanya mengalami kenaikan 0,8 persen.
“Hal yang hampir serupa untuk imunisasi kejar jenis IPV dan DPT-HB-Hib. Kenaikannya berturut-turut hanya 0,1 persen dan 1,1 persen,” katanya.
Ia menambahkan, imunisasi tambahan seperti campak dan rubela usia lima bulan sampai kurang dari 12 bulan hanya naik satu persen. Yakni 35,8 persen menjadi 36,8 persen.
Namun, Marthen merasa optimistis akan mencapai target 95 persen dalam masa perpanjangan waktu.
“Kita tetap akan berusaha. Karena ini adalah hak anak yang wajib dipenuhi,” ujarnya.
Sosialisasi awal ke sekolah-sekolah, lanjut Marthen, menjadi satu dari langkah percepatan selanjutnya.

source