Trenggalek, (afederasi.com) – Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tindak lanjut pembahasan Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2021, Selasa (19/7/2022).
Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam mengatakan, rapat hari ini dilaksanakan untuk menyelesaikan pembahasan yang belum tuntas.
” Jadi ada empat OPD yang kita undang dalam rapat ini. Diantaranya, Dinas Perikanan, Peternakan, Kesehatan dan RSUD Kabupaten Trenggalek. Dan ini tadi pembahasan sudah kita selesaikan ,” ungkapnya.
Memang lanjut Samsul, ada beberapa hal yang belum terselesaikan. Termasuk aset yang menyangkut di Dinas Peterkanan, pihaknya belum tahu jumlah hewan seperti sapi, kambing berapa. Karena tercatat di dalam laporan BPK.
Kemudian di RSUD Trenggalek terkait kelebihan bayar serta di Dinas Kesehatan ada Silpa yang cukup banyak. Kendati demikian sudah tuntas semua di bahas.
” Silpa yang ada di Dinas Kesehatan itu cukup banyak, sebetulnya asumsi kita dalam upaya penanganan Covid-19 di tahun 2022. Tapi Covid di tahun 2022 sudah landai, sehingga anggaran itu tidak terserap,” terangnya.
Dengan tidak terserapnya anggaran tersebut tambah Samsul, ini adalah harus bersyukur karena bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang lain.
” Tapi prinsip Silpa itu adalah tidak terpakai karena Covid yang telah landai. Jadi kita bersyukur, anggaran-anggaran yang disediakan tidak jadi terpakai sehingga bisa untuk kegiatan yang lainnya,” pungkasnya.(pb/dn)
No More Posts Available.
No more pages to load.




 
 

 





 





Connect with us :
Download aplikasi afederasi.com
Copyright @ 2021 afederasicom.
All right reserved


 
 
 
Redaksi    Pedoman Media Siber

Info Iklan    Disclaimer

Kontak    Karir

Hukum    Politik

News    Pendidikan

Wisata    Kabar Daerah

 


source