Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022
Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022
Ahad 22 May 2022 03:29 WIB
Rep: Rossi Handayani/ Red: Agung Sasongko
Muslim Singapura
REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA — Mufti Singapura, Nazirudin Mohd Nasir mengatakan, Pandemi Covid-19 telah menunjukkan kepada komunitas Muslim Singapura bahwa itu harus dapat menempa arah keagamaannya sendiri saat memetakan jalan ke depan, pada Kamis (19/5/2022).
Dia melanjutkan, untuk mencapai ini, masyarakat perlu percaya diri dengan identitas agamanya sendiri serta kepemimpinan asatizah atau ustadz setempat. Dia mengingatkan hadirin bahwa mereka bertanggung jawab atas kesejahteraan komunitas Muslim Singapura.
“Di luar titik merah kecil kami, tidak ada orang lain yang tertarik atau tertarik dengan masa depan kami, bukan para pengkhotbah atau ulama yang tinggal di tempat lain dan kadang-kadang melontarkan komentar atau komentar tentang kami,” kata dia dilansir dari laman Straits Times pada Sabtu (21/5/2022).
“Mari kita berusaha untuk memperkuat kredibilitas dan kepemimpinan agama kita saat kita terus mencari solusi untuk konteks dan tantangan kita sendiri. Kami telah melakukan ini sebelumnya, dan kami akan terus melakukan ini,” lanjutnya.
Adapun Dr Nazirudin merupakan pemimpin Islam tertinggi Singapura. Dia berbicara kepada sekitar 250 asatizah pada pertemuan tahunan pertama Hari Raya Idul Fitri yang akan diadakan secara fisik semenjak pandemi melanda.
Dalam pidatonya di The Chevrons di Jurong East, mufti Nazirudin berterima kasih kepada asatizah karena menjaga semangat keagamaan masyarakat tetap hidup di tengah pembatasan Covid-19. Dia mengatakan ini dimungkinkan karena cara mereka memahami dan mempraktikkan keyakinan mereka dalam konteks negara yang unik.
Para pemimpin agama harus bekerja dengan para ahli dan menemukan solusi baru. Namun terkadang dapat mengambil keputusan yang berbeda dari komunitas Muslim lainnya.
Dapatkan Update Berita Republika
Pertemuan Jokowi dengan Perwakilan MRP Dinilai tidak Sah
Larangan Ekspor Resmi Dicabut dan Jerit Gembira Petani Sawit
Kebijakan Pelonggaran Masker yang Dinilai Tepat oleh IDI Hingga Ahli
Koalisi Indonesia Bersatu dan Peluang Capres-Cawapres Non-Parpol
Saatnya Tuntaskan Dendam Piala AFF
Jateng Jatim
Mereka dari kalangan perupa jalanan dengan latar belakang pendidikan seni & otodidak.
Jateng Jatim
Belum ditemukan ada sapi milik warga yang positif terpapar wabah PMK.
Kabar Jogja
Kulon Progo memiliki masalah terutama kemiskinan.
Keuangan
KPPU menyebut pelabelan BPA oleh BPOM berpotensi hanya untungkan perusahaan tertentu
Eropa
Semua produk pertahanan dihapus dari daftar pembatasan ekspor Inggris
5 PHOTO
5 PHOTO
6 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
Ahad , 22 May 2022, 03:29 WIB
Ahad , 22 May 2022, 18:36 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved